Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Agus Sumartono/Facebook Agus Sumartono
Harianjogja.com, JOGJA—Anggota DPRD DIY Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Agus Sumartono, tutup usia pada Sabtu (12/9/2020). Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD DIY ini meninggal dunia pada pukul 18.06 WIB di Ruang ICU Rumah Sakit UII akibat penyakit stroke pendarahan.
Kepala Bidang Kesejahteraan Masyarakat Dewan Pimpinan Wilayah PKS DIY, Nurhidayat, mengatakan almarhum telah meninggal disebabkan stroke. “Semoga Allah mengampunkan khilafnya dan menerima amal salehnya,” ujarnya, Minggu (13/9/2020).
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, menuturkan jenazah dimakamkan di dekat rumah duka, di dusun Karangmojo, Desa Trirenggo, Bantul, Minggu (13/9/2020) pukul 10.00 WIB. “Penghormatan kepada jenazah dilakukan di rumah duka, tidak di kantor DPRD DIY, mengingat situasi dan kondisi,” katanya.
BACA JUGA: Di Sleman, Wisata Alam Dinilai Paling Konsisten Terapkan AKB Masa Pandemi Covid-19
Ia juga mengatakan almarhum yang kerap disapa Gus Ton semasa hidupnya itu meninggal dunia karena stroke. Berdasarkan keterangannya, almarhum memiliki beberapa riwayat penyakit meliputi jantung, hipertensi dan gula, sehingga pernah menjalani perawatan rumah sakit.
Huda mengatakan sehari sebelum meninggal yakni pada Jumat (11//2020), Gus Ton masih terlihat sehat dan mengikuti kegiatan DPRD DIY.
BACA JUGA: Anggap PSBB Total Tak Menyelesaikan Masalah, Ini Saran dari Orang Terkaya di Indonesia
Ia memastikan almarhum meninggal bukan karena Covid-19. Ini dibuktikan dengan hasil tes Covid-19 negatif. “Sudah dikonfirmasi kepada dokter jika beliau meninggal dunia akibat stroke pada batang otak, bukan karena Covid-19,” katanya.
Anggota DPRD yang juga dari fraksi PKS ini juga turut mendoakan almarhum beserta keluarga yang ditinggalkan. “Semoga beliau khusnul khatimah. Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, kekuatan serta kemudahan dalam menjalani kehidupan,” kata dia.
Semasa hidupnya, Gus Ton dikenal sebagai politikus yang kritis terhadap persoalan publik, khususnya yang terjadi di DIY. Dalam urusan pekerjaan ia juga dikenal rajin dan menjadi panutan rekan-rekannya di DPRD DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.