Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus positif Covid-19 di DIY pada Selasa (15/9/2020) bertambah menjadi sebanyak 1.895 kasus secara akumulatif.
Pada Selasa, ada penambahan sebanyak 26 kasus konfirmasi positif di DIY. Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih menyatakan sebanyak 26 pasien baru itu merupakan pasien Kasus 1.875 sampai dengan pasien Kasus 1.900.
Adapun sistribusi kasus berdasarkan domisili:
1. Kota Jogja: 1 kasus
2. Kabupaten Bantul: 1 kasus
3. Kabupaten Kulonprogo: 11 kasus
4. Kabupaten Gunung kidul: 1 kasus
5. Kabupaten Sleman: 12 kasus
Distribusi kasus berdasarkan riwayat :
1.Skrining karyawan kesehatan: 1 kasus
2.Periksa mandiri: 2 kasus
3.Tracing kontak kasus : 13 kasus
4.Perjalanan luar daerah: 4 kasus
5.Kontak dengan keluarga dari luar wilayah : 1 kasus
6.Masih dalam penelusuran: 5 Kasus
"Data tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan 492 sampel dari 425 orang," kata Berty, Selasa (15/9/2020).
Rincian 26 kasus baru tersebut yakni sebagai berikut:
1.Kasus 1875 : Perempuan, 55 th, Gunungkidul
(Riwayat : Masih dalam penelusuran)
2.Kasus 1876 : Laki laki, 31 th, Sleman
(Riwayat : Perjalanan dari Temangung)
3.Kasus 1877 : Laki laki, 47 th, Kota Yogyakarta
(Riwayat : Masih dalam penelusuran)
4.Kasus 1878 : Perempuan, 74 th, Bantul
(Riwayat : Kontak dengan keluarga dari Bali)
5.Kasus 1879 : Perempuan, 51 th, Sleman
6.Kasus 1880 : Perempuan, 55 th, Sleman
(Riwayat : 2 kasus hasil tracing kontak kasus 1819)
7.Kasus 1881 : Perempuan, 48 th, Sleman
8.Kasus 1882 : Laki laki, 35 th, Sleman
(Riwayat : 2 kasus masih dalam penelusuran)
9.Kasus 1883 : Laki laki, 50 th, Sleman
(Riwayat : Perjalanan dari Jakarta)
10.Kasus 1884 : Laki laki, 40 th, Kulonprogo
11.Kasus 1885 : Laki laki, 38 th, Sleman
(Riwayat : 2 kasus periksa mandiri)
12.Kasus 1886 : Laki laki, 36 th, Sleman
(Riwayat : Perjalanan dari Aceh)
13.Kasus 1887 : Perempuan, 72 th, Sleman
(Riwayat : Masih dalam penelusuran)
14.Kasus 1888 : Laki laki, 25 th, Sleman
(Riwayat : Hasil skrining karyawan kesehatan)
15.Kasus 1889 samapai dengan Kasus 1895
(Riwayat : 7 kasus hasil tracing kontak kasus 1736)
16.Kasus 1896 : Laki laki, 36 th, Sleman
(Riwayat : Hasil tracing kontak kasus 1566)
17.Kasus 1897 : Perempuan, 27 th, Sleman
(Riwayat : Perjalanan dari Jakarta)
18.Kasus 1898 : Perempuan, 57 th, Kulon Progo
19.Kasus 1899 : Laki laki, 80 th, Kulon Progo
20.Kasus 1900 : Laki laki, 70 th, Kulon Progo
(Riwayat : 3 kasus hasil tracing kontak kasus 1740)
Selain itu pemerintah juga melaporkan penambahan sebanyak 15 pasien sembuh. "sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 1370 kasus," katanya.
Distribusi kasus sembuh berdasarkan domisili :
1. Kota Yogyakarta: 4 kasus
2. Kabupaten Bantul: 8 kasus
3. Kabupaten Kulonprogo: 2 kasus
4. Kabupaten Gunungkidul: 1 kasus
5. Kabupaten Sleman: - Kasus
Hingga saat ini, pemerintah DIY telah memeriksa sebanyak 60.323 sampel dari 47.514 orang sejak kasus Covid-19 pertama diumumkan di DIY hingga 15 September.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.