Ditinjau Sultan, Shelter Rusunawa Bener Siap Tampung OTG

Gubernur DIY Sri Sultan HB X didampingi Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti meninjau langsung shelter Rusunawa Bener, Selasa (22/9/2020)-Ist - Diskominfo Kota Jogja
22 September 2020 21:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Gubernur Provinsi DIY, Sultan HB X menyambangi langsung kesiapan dari Shelter Penanganan Covid-19 Kota Jogja yang berlokasi di Rusunawa Bener. Pada kesempatan tersebut Sultan, didampingi Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti menunjukkan berbagai fasilitas dan kesiapan yang ada di shelter Rusunawa Bener.

Sultan HB X memuji fasilitas yang ada di shelter Rusunawa Bener. Menurut Sultan kondisi bangunan shelter Rusunawa Bener begitu bagus. "Selain bangunan, kondisi lingkungan shelter ini sangat bagus, semoga mereka [pasien OTG] yang menempati juga merasa senang ketika berada di sini," terang Sultan HB X pada Selasa (22/9/2020).

Sultan berharap shelter Rusunawa Bener bisa memberikan salah satu pilihan bagi mereka yang memiliki kekhawatiran terhadap pasien OTG. Menurutnya, pasien OTG bisa ditangani dengan baik di shelter Rusunawa Bener. "Harapan saya, cukup dia setelah dari sini negatif, tapi perkara nanti tetap positif ke bali, bagaimana dia tetap mendapatkan positifnya ringan, jadi kecenderungan sembuh, harapan kita semua sama, bagaimana kita untuk tetap bisa sehat," tuturnya.

Sementara itu Haryadi menyampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, akan menjadi penanggung jawab shelter Rusunawa Bener di bawah arahan langsung dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja. Haryadi menjelaskan bahwa shelter mulai beroperasi pada Selasa (22/9/2020) sore.

Dari puluhan pasien OTG aktif di Kota Jogja, Haryadi telah melakukan pendataan pada beberapa pasien yang akan dipindahkan ke Shelter Rusunawa Bener. Ada 19 orang yang akan dipindahkan ke shelter Rusunawa Bener di tahap pertama. "Itu dijemput, tidak datang sendiri, sudah ada mekanisme. Mulai hari ini, sore nanti," terangnya.

Diteruskan Haryadi, dari 19 pasien OTG yang akan dipindahkan beberapa diantaranya merupakan 11 ibu hamil, lansia, bahkan balita. Untuk pasien balita akan didampingi oleh orang tuanya yang terkonfirmasi positif Covid-19 juga. "Dikumpulkan di sini agar proses penyembuhan bisa berjalan semakin baik dan tidak menambah penularan," ungkapnya.

Selain dapat menampung 84 pasien dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, shelter Rusunawa Bener juga akan menerjunkan tim psikolog. "Di samping ditangani Dokter akanditangani psikologi, kan lama beberapa hari di sini, cuma di kamar saja mungkin bosen, belum lagi kalau makanannya enggak enak, stres, ada psikolog yang mendampingi, ada keluhan apa," paparnya.

Tidak hanya itu, agar pasien tidak merasa terasing selama isolasi mandiri, pihak Pemkot menyediakan fasilitas agar pasien OTG bisa berkomunikasi. "Bahkan juga ada tempat mereka bisa bersosialisasi antar pasien, ngobrol-ngobrol dan lain sebagainya dibikin wa grup," terangnya.

"Kita tanganai semaksimal mungkin, approach humanismenya ini ada, jadi bukan ini Shelter harus terisolasi tidak," tambah Haryadi. Dia berharap semoga penanganan Covid-19 di shelter ini bisa berjalan dengan lancar," tambah Haryadi. Dijelaskan Haryadi pasien OTG yang menempati shelter bener berasal dari warga OTG yang melakukan isolasi mandiri. "Tapi ditaruh di Shelter begini tidak mudah, alasannya sudah cukup pak disini, karena kembali kepada kesadaran masing-masing, tapi kalau menurut kita mengkhawatirkan, kita rekomendasikan dengan sungguh-sungguh Lebih baik ke sini [shelter]," kata Haryadi.