FKY 2020 Sepi di Masa Pandemi, Pengunjung Jadi Lebih Bisa Menikmati

Karya seni berjudul 'Karnaval Sunyi' dari Alie Gopal di FKY 2020. (Suarajogja - Arendya)
23 September 2020 13:07 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Perhelatan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2020 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19. Kali ini, FKY digelar secara terbatas.

Salah satu lokasi yang menjadi venue pameran seni FKY 2020 yakni kawasan Museum Sonobudoyo. Khusus pameran seni rupa, pengunjung diperbolehkan datang ke Museum Sonobudoyo secara terbatas. Setiap hari, panitia FKY 2020 membatasi pameran hanya dibuka untuk 30 orang pada masing-masing sesi.

Kendati demikian, para pengunjung rupanya tetap menikmati situasi tenang di pameran seni rupa FKY 2020 bertajuk #Mulanira2 'Akar Hening di Tengah Bising' tersebut.

"Dari awal diumumkan lewat media sosial kami sudah takjub dengan konsep yang diusung oleh KFY 2020 di tengah pandemi. Meskipun digelar secara terbatas, kami justru lebih bisa menikmati satu per satu karya seni di Museum Sonobudoyo ini," ungkap Ria Kusuma, pengunjung asal Kotagede, Yogyakarta, Selasa (22/9/2020).

Baca Juga: Meski Waswas, Petugas Panwas Tetap Jalankan Fungsi Pengawasan

Demikian pula halnya dengan Raina Sabrina. Pengunjung asal Gondokusuman, Yogyakarta ini mengaku memang merindukan keramaian FKY tahun-tahun sebelumnya. Namun ketika tiba di venue FKY 2020, kondisi sepi ternyata membuat dirinya bisa lebih mendalami makna dari masing-masing hasil karya yang ditampilkan.

"Tahun ini memang sangat beda ya, tapi bisa dijadikan alternatif untuk warga Yogyakarta yang pengen sekedar melepas rindu untuk menyaksikan karya seni dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ungkap Raina.

Sebagai informasi, pelaksanaan FKY 2020 telah diresmikan langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X pada Senin (21/9/2020) lalu.

Baca Juga: Jadwal SIM Masuk Desa Hari Ini dan Besok Kamis 24 September 2020

Tema #MULANIRA2 sendiri berasal dari bahasa Jawa Kuno yang artinya 'wiwitan' atau 'pada mulanya'. Tentu saja, ini sesuai dengan tujuan FKY 2020 untuk memperkenalkan beragam kebudayaan di Yogyakarta. Tema tersebut juga dinilai selaras dengan kondisi pageblug di mana orang-orang mesti memulai kembali adaptasi ruang hidup penuh tantangan.

FKY 2020 masih akan digelar hingga Sabtu (26/9/2020) mendatang. Mengusung semangat yang sama di tengah pandemi Covid-19 ini, FKY tetap terselenggara seperti layaknya sebuah festival, tetapi dengan tambahan protokol kesehatan dan pemanfaatan teknologi digital.

Sumber : suara.com