Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Ilustrasi penjambretan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN - Dua warga asal Jawa Barat berinisial AS, 39 dan IP, 37 harus berurusan dengan kepolisian setelah mencuri ponsel milik pelanggan di salah satu pusat perbelanjaan di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman beberapa waktu lalu.
Kapolsek Depok Barat, Kompol Rachmadiwanto menjelaskan keduanya ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Depok Barat setelah mencuri ponsel milik Nurul, 21, salah seorang pelanggan yang tengah berbelanja di mal tersebut pada Jumat (11/9/2020) lalu sekitar pukul 19.50 WIB.
Baca juga: Pendaftar Kartu Prakerja Mencapai 30 Juta Orang, Tapi yang Dapat 5,5 Juta Saja
"Awalnya korban tidak mengetahui kalau handphone-nya dicuri. Dia dipanggil pelanggan lain yang melihat ada orang lari ke arah parkiran dan diduga baru saja mencuri sesuatu dari tas korban," kata Rachmadiwanto pada Minggu (27/9/2020).
Lantaran curiga ada dua orang yang berlari ke arah tempat parkir, pelanggan lain itu memanggil korban dan menanyakan apakah ada barangnya yang hilang. Setelah dicek, rupanya ponsel korban sudah tidak ada di tas yang ia bawa.
Korban dibantu rekannya dan pelanggan lain itu pun langsung mengejar terduga pelaku. Beruntung, satu di antaranya tertangkap. Setelah ditanya korban, ia mengakui jika baru saja mencuri ponsel korban.
Baca juga: Kesadaran Pengunjung dan Pedagang Kawasan Malioboro Perlu Ditingkatkan
"Sementara itu tersangka lainnya kami tangkap setelah mendapat informasi soal keberadaannya yang ternyata ada di rumah kos temannya di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja," imbuh Rachmadiwanto.
Selain menangkap kedua tersangka, kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel dan rekaman kamera pengawas di mal tersebut. Saat ini, mereka telah ditahan di Mapolres Sleman.
Ia mengimbau bagi masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan mengamankan barang berharga saat berada di ruang publik. Sebab saat peristiwa itu terjadi, ritsleting tas korban diketahui dalam kondisi terbuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Mendag Budi Santoso menargetkan Permendag ekspor SDA selesai hari ini. Ekspor CPO, batu bara, dan ferroalloy bertahap dialihkan ke PT DSI.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.