Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Honda Mobilio yang hancur akibat kecelakaan di Jalan Magelang, Sleman, Sabtu (3/10/2020)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Kecelakaan maut yang merenggut empat nyawa di Jalan Magelang Km.8, Mlati, Sleman, pada Sabtu (3/10/2020) diduga lantaran pengemudi Honda Mobilio mabuk minuman keras (miras). Si sopir yang berstatus pelajar itu luka-luka dan tak kehilangan nyawa.
Sementara, empat korban meninggal dunia berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Mereka masih pelajar.
Kasatlantas Polres Sleman, AKP Mega Tetuko, mengatakan kecelakaan melibatkan Honda Mobilio H-8571-RG dengan Mitsubishi Xpander B-2004-BZP. “Kecelakan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia di tempat kejadian dan empat orang luka-luka," kata Mega.
BACA JUGA: Jadi Yatim Piatu karena Kecelakaan, Bocah 1,5 Tahun asal Sleman Selamat di Pangkuan Ibunya
Ia mengatakan Mobilio merah dari arah utara dikemudikan oleh Wirangga Arrazi, 17, warga Semarang. Ia luka-luka dan dilarikan ke RSUD Sleman. Sementara, Xpander disopiri Noor Jahid, 48, warga Balikpapan.
Keempat korban meninggal juga berstatus pelajar dari Semarang. Mega merinci identitasnya antara lain Rizqi Badrul Tamam, 19; Dava, 14; Satria Danda, 14; serta Abil, 16. Keempat korban meninggal dunia saat ini berada di RS Bhayangkara, Kalasan.
Menurut Mega, pengemudi Honda Mobilio diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Si pengemudi diduga mabuk. Saat ini barang bukti dua unit kendaraan dan barang bukti lainnya telah diamankan di Polres Sleman.
BACA JUGA: Kronologi Kecelakaan Maut di Jalan Magelang Sleman, Mobil Hancur & Tewaskan 4 Orang
"Pengemudi juga diperkirakan terpengaruh minuman keras," kata Mega. Sebab, di dalam mobil Mobilio ditemukan satu botol minuman keras tersegel, satu botol miras dalam kondisi pecah, dan satu botol air mineral berisi satu liter ciu.
"Kami masih melakukan penanganan penyelidikan dan penyidikan terkait laka lantas ini," ujarnya.
Kecelakaan di Mlati Glondong, Sendangadi, Mlati, itu bermula sekitar pukul 06.00 WIB, Mobilio dari arah utara dengan kecepatan tinggi. Mobilio warna merah itu oleng melewati batas jalan dan menabrak Xpander yang melaju dari selatan.
Mobilio berwarna merah itu berisi tujuh penumpang. Sementara Xpander hitam itu hanya ditunggangi seorang sopir. Mobilio hancur dan Xpander ringsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.