Kedai Casper Baciro Usung Olahraga dan Kesenian

Kepala DPMPPA Kota Jogja, Edy Muhammad membuka Kedai Casper di Pengok Kidul, Baciro, Gondokusuman. - Istimewa/Diskominfosan
09 Oktober 2020 06:07 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Kreativitas masyarakat Jogja memang tiada habisnya. Di tengah pandemi yang ciutkan lahan penghasilan, warga Baciro, justru dirikan kedai unik yang miliki potensi tinggi.

Usaha unik itu bernama Kedai Casper. Terletak di Pengok Kidul, Baciro, Gondokusuman, kedai ini menyuguhkan beragam olahraga bagi pengunjungnya. Salah seorang pengelola Kedai Casper, Eko menjelaskan bahwa Kedai Casper merupakan kedai sport.

Ide Kedai Casper memang terbilang unik. Dijelaskan Eko Kedai Casper nantinya akan akan miliki sarana prasarana kegiatan olahraga, seperti bulu tangkis, catur, dakon hingga karambol. Lebih jauh, ke depannya Kedai Casper juga akan mewadahi berbagai kesenian warga. Pasalnya, tak jauh dari lokasi kedai terdapat juga sanggar kesenian.

Baca Juga: 5.000 Mahasiswa dan Pelajar Jogja Turun ke Jalan di Demo Tolak UU Ciptaker

Kedai Casper secara simbolis dibuka oleh oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jogja, Edy Muhammad. Edy mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh warga dengan membangun Kedai Casper. Menurutnya ikhtiar dan kreativitasnya dalam membuka peluang usaha di tengah pandemi patut diapresiasi.

Edy berpendapat bahwa Kedai Casper berkemungkinan besar membangkitkan perekonomian masyarakat khususnya warga Pengok. Dan berpendapat bahwa selama pandemi yang harus dijaga tidak hanya kesehatan tetapi juga perekonomian.

"Kami sangat mengapresiasi pembukaan kedai ini mengingat hal ini bisa menjadi wadah bagi warga untuk meningkatkan perekonomian, sehingga roda ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 ini bisa terus berputar," tuturnya.

Baca Juga: Hasil Penelitian di Jepang, Virus Corona Baru Dapat Bertahan Hidup di Kulit Selama 9 Jam

Menurut Edy pembukaan Kedai Casper telah sesuai dengan fokus tujuan Pemkot Jogja Jogja. Diterangkan Edy fokus tujuan Pemkot Johan itu mencakup lima poin penting mulai dari penanganan Covid-19, pemulihan sosial ekonomi, bantuan dan afirmasi bagi warga terdampak, proses kebangkitan sosial ekonomi Kota Jogja dan selektif pada kebijakan strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Apa yang dilakukan Bapak Ibu warga kampung Pengok khususnya warga RT 26/RW 7 merupakan bagian dari fokus kebijakan Pemerintah Kota Jogja terutama dalam hal pemulihan sosial ekonomi dan proses kebangkitan sosial ekonomi Kota Jogja," tukas Edy.