RS PKU Muhammadiyah Jogja Gelar Simulasi Kebakaran, Ini Tujuannya
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik./Ist-FOTO ANTARA
Harianjogja.com, SLEMAN- Banyaknya kasus-kasus baru Covid-19 di Sleman terus diantisipasi oleh Pemkab Sleman. Salah satunya dengan menambah 20 liang lahat baru khusus jenazah Covid-19 di TPU Madurejo, Prambanan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Taupiq Wahyudi mengatakan hingga kini tercatat 30 jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di TPU Madurejo. Jumlah tersebut belum termasuk jenazah lainnya yang dimakamkan di TPU-TPU umum di Sleman di mana pemakamannya menerapkan standar pemakaman Covid-19.
"Dari 30 jenazah pasien Covid-19 yang di makamkan di TPU Madurejo sebanyak 23 jenazah dikebumikan di liang lahat dan tujuh jenazah lainnya dikremasi," katanya, Rabu (14/10/2020).
Taupiq mengatakan area pemakaman di TPU Madurejo dibagi dua blok, muslim dan non muslim. Pada masa awal pandemi Covid-19, Pemkab menyiapkan setidaknya 43 liang lahat. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sudah digunakan baik oleh jenazah pasien Covid-19 maupun yang bukan diakibatkan Covid-19.
"Dari 43 liang lahat yang kami sediakan, untuk makam di blok muslim sudah terpakai seluruhnya. Lalu kami tambah lagi 20 liang lahat baru," katanya.
BACA JUGA: Pusat Berencana Memulai Vaksinasi Corona Bulan Depan, Bagaimana dengan DIY?
Menurut Taufiq, kapasitas TPU Madurejo mampu menampung hingga 5.000 jenazah pasien Covid maupun non Covid. Sejak difungsikan pada 2017 lalu, hingga kini sudah 195 jenazah yang dimakamkan di sana. "Sejak awal pandemi, TPU Madurejo memang disediakan khusus pemakaman khusus pasien Covid-19," katanya.
Jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di sana tidak semuanya karena penolakan masyarakat di awal-awal masa pandemi. Mereka yang dimakamkan sebagian juga berasal dari luar Sleman. "Jadi TPU ini khusus untuk menangani jenazah yang tidak tertampung di pemakaman umum. Warga luar Sleman juga bisa dimakamkan di sana," katanya.
Terpisah, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi menjelaskan berdasarkan data Satgas Covid-19 Sleman per Selasa (13/10) jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 1.473 orang. Jumlah tersebut bertamah 11 kasus baru pada Rabu (13/10/2020) sehingga jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 1.484 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 30 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 30 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.