KABAR KAMPUS: Dual Degree Bisa Perkaya Kemampuan Lulusan

Mahasiswa peserta program dual degree. - Ist/fti uii.
19 Oktober 2020 14:57 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Banyak kampus yang menerapkan program dual degree melalui kerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri. Mahasiswa bisa menempuh perkuliahan di dua kampus baik di kampus di dalam negeri dan luar negeri kemudian memperoleh gelar ganda.

Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) salah satunya yang menerapkan program ini bekerja sama dengan National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) Taiwan. Di awal semester ganjil 2020/2021 merealisasikan program Dual Degree bagi mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Program Magister yang diyatakan diterima dan mendapatkan beasiswa dari NTUST.

“Program Dual Degree ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa. Dengan pengalaman kuliah yang memiliki budaya berbeda dan mendapatkan pengetahuan yang lebih komprehensif, diharapkan mampu untuk bersaing di era industri 4.0,” terang Dekan FTI UII Profesor Hari Purnomo dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (19/10/2020).

BACA JUGA : Berkat Beasiswa, Mahasiswa UII Tuntaskan 2 Gelar Sekaligus

Ia menambahkan mahasiswa yang terpilih adalah mereka yang telah berhasil menyelesaikan kurikulum satu tahun pertama dan akan memasuki program tahun terakhir dan memenuhi kriteria nonakademik lainnya. Melalui double degree ini diharapkan bisa memantapkan posisi lulusan dan menjadi daya tawar tersendiri bagi prodi.

“Tahun ini, terpilih dan dinyatakan lolos seleksi Beasiswa NTUST atas nama mahasiswa Anindya Agripina Hadyanawati, Muhammad Naufal Alfareza, Palmy Rawinda Meliala dan Zakka Ugih Rizqi

Ketua Program Studi Teknik Industri Program Magister FTI UII Winda Nur Cahyo menambahkan melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan atmosfer akademi  dan budaya positif di kedua perguruan tinggi untuk dapat diimplementasikan dengan baik. Adapun skema joinnya adalah ada pembimbing dari kedua perguruan tinggi masing-masing satu dosen sekaligus untuk meningkatkan publikasi khususnya di jurnal internasional.

BACA JUGA : KAMPUS JOGJA : UII-UOG Inggris Kerja Sama untuk Masalah 

 “Kedua program akan mengakui maksimum 24 SKS atau setara dengan 24 kredit dari kedua perguruan tinggi berdasarkan transkrip kredit yang disediakan tanpa kerja tambahan untuk siswa.UII akan mengakui 12 kredit NTUST dan tesis master, setara 14 SKS berdasarkan transkrip kredit yang diberikan oleh NTUST dan memberikan gelar UII tanpa pekerjaan tambahan bagi siswa,” katanya.

Salah satu mahasiswa yang lolos program Double Degree Zakka Ugih Rizqi mengaku melalui program tersebut ia dapat mengembangkan ilmu dengan standar salah satu universitas terkemuka di Asia yaitu NTUST. “Selain itu, membangun relasi dan mindset global melalui bersosial dengan kawan yang berasal dari berbagai negara,” ujarnya.