Bedah Buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat Dorong Literasi Masyarakat
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Terban, Kemantren Gondokusuman.
Rapat yang juga diikuti sejumlah kader dari partai, tim sukarelawan serta tokoh masyarakat dari NU dan Muhammadiyah untuk memenangkan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa di Pilkada Sleman, Jumat (16/10/2020)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Rapat partai koalisi PDIP, PAN, Demokrat, dan Gelora Kapanewon Ngemplak menyatakan siap all out memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sleman Kustini Sri Purnomo - Danang Maharsa pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.
Hal itu disepakati dalam rapat yang juga diikuti sejumlah kader dari partai, tim sukarelawan serta tokoh masyarakat dari NU dan Muhammadiyah, Jumat (16/10/2020).
Sekretaris Tim Pemenangan Abdul Kadir menuturkan Kustini-Danang merupakan representasi pasangan yang ideal untuk memimpin Kabupaten Sleman. Tagline "Rumah Bersama" yang sudah disiapkan, mencerminkan pasangan dengan nomor urut 3 memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.
"Visi membangun Sleman sebagai "Rumah Bersama" adalah ide kecil namun memiliki makna yang mendalam melihat kemajemukan masyarakat di Sleman. Seperti Bung Karno yang menemukan Pancasila, Kustini - Danang mampu menemukan konsep yang segaris dengan bapak proklamator kita," jelasnya.
Inovasi program sosial untuk yang ditawarkan untuk masyarakat di Bumi Sembada, menurut politikus PAN tersebut, adalah pengembangan dari pogram yang sudah berjalan dengan cukup baik.
Program tersebut di antaranya peningkatan kuantitas dan kualitas jaminan sosial dengan menambah pemberian bantuan sosial untuk lansia, anak telantar, dan keluarga miskin, memperluasan cakupan kartu miskin, memfasilitasi warga untuk akses bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah (APBN, APBD) dan swasta (CSR). Serta memperkuat basis data kemiskinan dan penangan sosial menggunakan teknologi informasi.
"Sesui dengan slogan kampanye, jujur, kreatif dan solutif. Kustini - Danang hadir untuk menyempurnakan perkembangan yang sudah berjalan baik di Sleman. Kita butuh pemimpin yang solutif memberikan solusi bukan sekadar mengkritik," terangnya.
Sementara, Ketua DPC PDIP Kabupaten Sleman, Koeswanto dalam pertemuan tersebut menyatakan kader harus siap all out memenangkan Kustini - Danang.
“Untuk bisa memenangkan pasangan yang kita dukung kita harus all out, terstruktur dan merangkul semua potensi pendukung,” kata dia.
Kuswanto mengatakan struktur tim pemenangan yang sudah dibentuk harus dimaksimalkan hingga hari pemilihan. Kader dan sukarelawan harus dapat memenangi hati masyarakat dengan program-progam yang diusung.
"Semangat kami bukan hanya untuk mendapatkan suara, tetapi memenangi hati masyarakat untuk Sesarengan Mbangun Sleman,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat di Terban, Kemantren Gondokusuman.
Operasional SPPG Palihan dihentikan sementara setelah 41 orang di dua sekolah Kulonprogo mengalami gejala gangguan pencernaan.
Pemerintah menargetkan 1 juta sambungan jargas hingga 2028 untuk memperluas akses energi dan mengurangi ketergantungan impor LPG.
FKY 2026 resmi ditutup di Lapangan Beran, Slemam. Selama enam hari penyelenggaraan sejak Minggu (13/9), FKY mencatat transaksi lebih dari Rp1 miliar.
Yoga Ardika Putra meraih medali perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sekaligus menjadi medali pertama Indonesia dari cabang teqball.
Disdikpora DIY bakal mendata sekolah yang menolak MBG sekaligus mengevaluasi layanan SPPG dan pencegahan keracunan makanan.