30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Dari total 52.000 Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Bantuan Presiden Untuk Usaha Mikro (BPUM), baru 29.049 UMKM yang sudah dipastikan mendapat bantuan tersebut.
“Yang sudah mendapat SK dari kementerian [calon penerima bantuan] 29.049 UMKM, yang lainnya masih dalam proses,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (KUKMP) Bantul, Agus Sulistiyana, saat dihubungi Kamis (22/10/2020).
Baca juga: Puncak WJNC 2020 Suguhkan Lakon Babat Alas Mertani
Agus mengatakan 20.049 UMKM dipastikan mendapat bantuan dan tinggal mencairkan melalui Bank BRI. Dari jumlah tersebut beberapa masih ada yang belum bisa mencairkan karena masih ada yang perlu di lengkapi datanya, seperti tidak mencantumkan nomor telepon, atau alamatnya kurang lengkap.
Menurut dia, proses pencairan dana BPUM langsung dicairkan sendiri oleh UKM yang bersangkutan melalui bank, sehingga Dinas KUKM tidak terlibat dalam pencairan. Lebih lanjut dikatakan Agus, ada kemungkinan calon penerima BUPM bertambah karena berdasarkan informasi yang dia peroleh target 12 juta sasaran BPUM belum terpenuhi.
Baca juga: Mulai Besok, 6 Bandara AP I Termasuk YIA Hapus Passenger Service Charge
Akhir bulan ini Dinas KUKM akan kembali mengusulkan calon penerima bantuan tersebut ke Kementerian Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah, “Bagi UMKM yang belum mendaftarkan bisa daftar lewat dinas,” ujar Agus.
Sebagaimana diketahui BPUM ini dalam rangka membantu UMKM yang terdampak Coronavirus Disease atau Covid-19. Nilai bantuan Rp2,4 juta diberikan secara tunai dan hanya satu kali. Syarat calon penerima bantuan di antaranya memiliki usaha dan sudah berizin atau memiliki izin usaha mikro kecil (IUMK) serta memiliki rekening yang nilainya dibawah Rp2 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.