Menelusuri Jejak Nusantara Melalui Selembar Wastra
Puluhan kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia kini berkumpul dalam satu ruang di Gedung Saraswati Museum Sonobudoyo, Jogja.
Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Sumberharjo Perlu Perubahan (Super) mendeklarasikan relawan Super Barakuda (Barisan Relawan Kustini Danang), Minggu 25 Oktober 2020./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Masyarakat di Kalurahan Sumberharjo telah menjatuhkan pilihannya untuk memenangkan pasangan Calon Kustini Sri Purnomo - Danang Maharsa pada Pilkada 9 Desember mendatang. Harapannya, agar permasalahan air bersih dan sektor pertanian di Sumberharjo bisa diselesaikan dengan tangan dingin kedua pasangan nomor urut 3 tersebut.
Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Sumberharjo Perlu Perubahan (Super) mendeklarasikan relawan Super Barakuda (Barisan Relawan Kustini Danang), Minggu 25 Oktober 2020. Gerakan ini dibentuk untuk memenangkan pasangan yang diusulkan partai PDIP, PAN, Demokrat dan Gelora itu agar menang pada pilkada serentak.
Ketua Super Barakuda, Nur Hidayat menuturkan desa yang masuk dalam Kapanewon Prambanan itu memiliki masalah di sektor air dan pertanian. Masalah air bersih sudah menjadi rahasia umum jika kalurahan di Sleman Timur ini mengalami kekurangan tiap tahunnya.
"Kebutuhan air bersih sudah hampir kami alami apalagi memasuki musim kemarau. Selalu ada antrian air bersih dari bantuan baik pemerintah swasta. Kita ingin gambaran itu tidak terulang lagi," jelasnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (27/10/2020).
Baca Juga: Kominfo: Hoaks Membesar di Grup WA
Selain air bersih, sektor pertanian juga dianggap hanya berjalan di tempat bagi sejumlah petani. Muncul sejumlah ide untuk memanfaatkan lahan pertanian yang luas bisa diarahkan menjadi wisata yang berbasis pertanian.
"Bagaimana pemerintah bisa mengembangkan pariwisata berbasis pertanian yang ada disini. Tentu saja ini tantangan, karena semua lapisan masyarakat akan bisa tergerak roda ekonominya," tandasnya.
Permasalahan itu, dipercayakan masyarakat Sumberhajo di pundak pasangan Kustini - Danang untuk bisa diwujudkan setelah dillantik nantinya.
"Karena kami mempunyai keinginan, kami juga akan memaksimalkan potensi yang ada dari semua lapisan masyarakat untuk memastikan Kustini - Danang," terangnya.
Baca Juga: Minim Pendaftar, Pengawas TPS Boleh Lintas Kecamatan
Sementara, Kustini Sri Purnomo melalui programnya akan membantu menyelesaikan masalah yang masih dialami warga. Kebutuhan air bersih di Sumberharjo, nanti akan bekerjasama dengam Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Sembada untuk mencari solusi terbaik.
Sementara, ide untuk mengembangkan wisata berbasis pertanian selaras dengan rencana pengembangan tata ruang dimana Sleman Timur menjadi wilayah industri dan wisata budaya. Pihaknya memastikan pertanian akan tetap mendapatkan perhatian karena Kabupaten Sleman merupakan penyangga pangan di Sleman.
"Untuk di sektor pertanian, program tani makmur yang kami siapkan memastikan kelangsungan pertanian dengan support sarana dan prasarana, bantuan modal, pelatihan dan pendampingan serta pengembangan lumbung pangan. Untuk wisata berbasis pertanian tetap akan didukung apalagi wilayah disini akan dilewati jalan tol, dan pengembangan wisata berbasis pertanian ini akan menjadi ide menarik untuk menambah pariwisata di Sleman" tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puluhan kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia kini berkumpul dalam satu ruang di Gedung Saraswati Museum Sonobudoyo, Jogja.
Emil Audero tampil gemilang dengan tepis penalti saat Indonesia menang 3-0 atas Oman di SUGBK. Herdman dan Emil beri komentar usai laga.
Jadwal SIM Jogja Juni 2026 lengkap. Layanan SIM keliling, malam minggu, dan MPP di Alun-Alun Kidul Kota Jogja.
Rangkuman Top Ten News Harian Jogja 6 Juni 2026: isu DPR, kebakaran, wisata, KAI, KPK, hingga Timnas Indonesia.
Jadwal SIM Sleman Juni 2026 lengkap. Ada SIM keliling, MPP, Satpas, dan layanan malam Simeru di Sleman City Hall.
MTsN 6 Bantul kembali mengukir prestasi gemilang dengan meraih empat penghargaan dalam ajang Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah