Pemkot Jogja Perkuat Peran Ormas untuk Bantu Warga
Pemkot Jogja memperkuat kolaborasi dengan ormas untuk menangani persoalan sampah, budaya, kerukunan, pendidikan, dan generasi muda.
Ingat Pesan Ibu, Jangan Lupa Pakai Masker./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO - Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo mengingatkan pelaku usaha jasa pariwisata memperketat protokol kesehatan pada libur panjang 28 Oktober sampai 1 November. Tujuannya agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19 dari objek wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito mengatakan sejak dilaksanakan uji coba pembukaan objek wisata yang dikelola oleh masyarakat dan pemkab, Dispar sudah memberlakukan protokol kesehatan secara ketat di seluruh objek wisata yang dikelola pemkab dan berbasis masyarakat.
"Pada libur panjang ini, kami hanya menekankan dan mengingatkan kembali kepada pelaku wisata dan jasa usaha pariwisata untuk lebih memperketat kembali pelaksanaan protokol kesehatan. Kita menyadari sektor pariwisata adalah salah satu dari ujung tombak pergerakan ekonomi. Untuk itu, kami berharap kerja sama semua pihak untuk menjunjung protokol kesehatan," kata Joko Mursito.
Adapun protokol kesehatan yang perlu ditaati adalah memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak.
Baca Juga: Covid-19 Diramalkan Bakal jadi Endemik, Ini Jenis Lainnya di Indonesia
Di Kulonprogo terdapat 32 destinasi wisata dengan rincian delapan destinasi wisata dikelola pemkab, dan 24 destinasi wisata berbasis masyarakat. Objek wisata yang dikelola oleh pemkab, yakni Pantai Glagah, Pantai Congot, Pantai Trisik, Wisata Mangrove Pasir Kadilangu, Waduk Sermo, Taman Wisata Gua Kiskendo, Suroloyo, dan Kebun Teh Nglinggo.
"Kami tidak memasang target kunjungan wisatawan pada libur panjang ini. Kami hanya berharap seluruh objek wisata yang ada di Kulonprogo dikunjungi wisatawan, dan ekonomi masyarakat di sekitar objek wisata bergerak," katanya.
Joko Mursito meminta pelaku wisata kembali mengecek perlengkapan protokol kesehatan, seperti thermo gun, dan tempat cuci tangan, sabun hingga sarana lainnya. Hal-hal kecil harus diperhatikan, karena itu sangat mendasar dalam penerapan protokol kesehatan.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan TNI, polisi, BPBD, Dinkes, Dishub, dan PHRI dalam menyambut wisatawan pada libur panjang ini," katanya.
Baca Juga: Penjelasan Lengkap BPPTKG Soal Erupsi Merapi yang Semakin Dekat
Menurutnya, libur panjang ini adalah kebangkitan kedua sektor pariwisata pada masa pandemi COVID-19. Sehingga momentum libur panjang adalah pembenahan sektor pariwisata untuk mendapatkan keuntungan, dan wisatawan puas dengan layanan di masing-masing objek wisata dan yang diberikan oleh pelaku jasa usaha pariwisata.
"Ayo kita sambut wisatawan dengan baik, kita layani mereka dengan baik. Libur panjang kali ini adalah kebangkitan kedua sektor pariwisata," katanya.
Ketua Komisi IV DPRD Kulon Progo Istana mengajak pelaku wisata dan pelaku jasa pariwisata tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menyambut wisatawan saat libur panjang ini. "Jangan kendor dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Mari kita bangkitkan ekonomi dari pariwisata dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkot Jogja memperkuat kolaborasi dengan ormas untuk menangani persoalan sampah, budaya, kerukunan, pendidikan, dan generasi muda.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Angsuran pertama kredit KDKMP jatuh tempo September 2026. Kemenkeu masih menunggu tagihan Himbara meski anggaran telah disiapkan.
Sumaya meraih perak tunggal putri teqball Asian Games 2026 dan mengukir sejarah setelah beralih dari sepak takraw sekitar dua tahun lalu.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 21 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya, mulai 04.20 hingga 20.55 WIB.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Senin 21 September 2026. Kota Jogja berudara kabur dengan suhu 22–34°C dan kelembapan 39–95%.