SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Pertemuan Tim 9 dengan perwakilan 18 Paroki di Sleman untuk mendukung paslon nomor 1, DWS-ACH, Selasa (3/11/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamied Razak.
Harianjogja.com, SLEMAN--Tim 9 bentukan NU dan PKB, PCNU menepis isu-isu miring terkait dukungan warga NU kepada pasangan calon bupati (cabup) Danang Wicaksana Sulistya-Agus Choliq (DWS-ACH). Tim 9 menegaskan, hingga hari penceblosan 9 Desember nanti warga NU solid untuk memberikan dukungan kepada paslon nomor 1 itu.
Anggota Tim 9 sekaligus Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sleman KH Fahmi Basya menyatakan warga NU tetap solid mendukung paslon nomor urut 1, DWS-ACH pada Pilkada Sleman. Dukungan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar warga nahdliyin agar paslon ini menjadi jembatan adanya perubahan politik di Sleman. Warga NU, tegasnya, bersatu dan penuh kekompakan untuk mewujudkan kemenangan DWS-ACH.
"Selama 15 tahun, warga NU dianaktirikan. Padahal warga Sleman kebanyakan NU. Maka pada Pilkada tahun ini, NU kompak untuk mengusung kader sendiri. Ini bagian dari ikhtiar kami yang mengusung adanya perubahan di Sleman," katanya usai menerima kunjungan dari perwakilan 18 Paroki se-Sleman di Ponpes Alfalahiyah, Mlangi, Selasa (3/11/2020).
Tim 9 Pilkada Sleman, kata Fahmi dibentuk setelah mendapat mandat dari PWNU DIY. Tim serupa juga dibentuk hingga tingkat ranting. Mereka kompak mengusung kader NU agar tercipta keadilan dan perubahan di Sleman. Apalagi sikap politik Tim 9 yang secara terbuka memberikan dukungan kepada pasangan DWS-ACH dilakukan sejak lama.
"Tim sangat solid. Termasuk para kiyai-kiyai NU. Kami buat tim 9 hingga tingkat ranting. Mereka menjadi motor penggerak dan memberikan masukan kepada badan organisasi di bawah NU," katanya.
Menurut Fahmi, ACH selain dianggap santri internal NU juga karena potensinya sebagai organisatoris yang enerjik. Dalam kontestasi Pilkada Sleman 2020, pencalonan ACH adalah manifestasi harapan kaum nahdliyin di Sleman. Sebagai ormas yang secara kultural memiliki basis massa terbesar di Indonesia, Fahmi menyebut, NU sejauh ini kerap tidak terwakili kepentingannya.
Di Sleman, dari ratusan pondok pesantren, 80 persennya berafiliasi dengan NU. Fahmi berharap, adanya program riil yang dapat memberikan manfaat bagi lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren.
"Jadi kalau ada isu miring paslon nomor satu (DWS-ACH) muncul untuk memecah suara paslon lain itu tidak benar. DWS-ACH bukan paslon boneka. Mereka paslon yang menjadi harapan warga NU," katanya.
Melihat ketegasan dan kesolidan NU mendukung paslon DWS-ACH, Koordinator Jaringan Katolik Sleman, Kari Tri Aji mengatakan umat khatolik siap mendukung dan bergerak untuk membantu NU.
"Pada Pilkada Sleman tahun ini, NU punya gawean. Karena saudara tua kami sedang punya hajat, maka kami akan membantu NU. Selama ini kami juga sering dibantu oleh NU," katanya.
Menurut Kari Tri Aji, dukungan 74.200 jemaat dari 18 paroki di Sleman untuk membantu NU bukan tanpa pemikiran matang. Dukungan tersebut diberikan bukan hanya masalah balas jasa umat khatolik kepada NU, tetapi lebih dari pada itu. Paslon nomor satu, katanya bukan paslon abal-abal.
"Secara sejarah, afiliasi politik umat katholik memang ke PDIP, tapi saat bicara NU faktanya mereka yang sering membantu kami. Kami, seluruh paroki di Sleman kompak untuk mendukung paslon nomor satu, DWS-ACH,"katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.