Tol Jogja-Solo Ruas Trihanggo Ditargetkan Fungsional Saat Libur Nataru
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 90% dan ditargetkan fungsional saat libur Nataru 2026/2027.
Ilustrasi. /Antarafoto-Aswaddy Hamid
Harianjogja.com, JOGJA - Hingar bingar libur panjang telah lewat. Kini hal yang patut dikhawatirkan adalah kemungkinan adanya peningkatan kasus pasca libur panjang beserta antisipasinya penanganannya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi menyebutkan hingga saat ini belum ada rencana penambahan kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 sebagai antisipasi kemungkinan adanya pelonjakan kasus pada libur panjang. "Belum ada rencana, insyaallah masih cukup," terangnya pada Kamis (5/11/2020).
Baca juga: Lagi, Dua Kasus Baru Covid-19 Berasal dari Girimulyo
Dijelaskan Emma di Kota saat ini ada tujuh rumah sakit rujukan Covid-19 yang siap menerima pasien. Dari keseluruhan jumlah tempat tidur bagi penderita Covid-19 di tujuh rumah sakit rujukan, saat ini total ada 120 tempat tidur. Berdasarkan data Rabu (3/11/2020) dari 120 tempat tidur, baru 55 tempat tidur yang digunakan atau setara 45 persen dari jumlah total tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Kota Jogja.
Emma belum bisa melihat apakah ada kenaikan kasus yang dimungkinkan dari libur panjang atau dari lingkungan destinasi wisata. "Kita bisa lihatnya nanti, paling tidak seminggu lagi, semoga tidak terjadi [peningkatan kasus]," ungkapnya.
Sementara itu terkait kemungkinan diadakannya Rapid Diagnostic Test acak maupun uji swab acak yang mengambil sampel di destinasi wisata hingga saat ini belum ada perintah ke arah sana. "Belum tahu, tergantung kebijakan Satgas Covid-19 Kota Jogja," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 90% dan ditargetkan fungsional saat libur Nataru 2026/2027.
Wisata petik melon di Bugel, Kulonprogo, kembali buka Jumat 11 September 2026. Sebanyak 500 melon premium siap dipetik pengunjung.
BRIN mengimbau masyarakat dan nelayan tidak mengonsumsi ikan mati mendadak usai erupsi Anak Krakatau sebelum penyebabnya dipastikan.
BMKG menyebut arah angin berubah ke barat, barat laut, dan barat daya sehingga sebaran abu Anak Krakatau mulai berkurang.
WNA terdampak pembatalan penerbangan akibat erupsi Anak Krakatau mendapat ITKT tanpa biaya overstay dari Imigrasi.
5 siswa di Turi sempat pusing, mual dan muntah usai menyantap MBG. Seluruh siswa sudah pulang, sementara sampel makanan diperiksa laboratorium.