Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Bupati Sleman, Sri Purnomo, saat menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 dengan memakai masker bersama-sama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman di kompleks Candi Ratu Boko, Kapanewon Prambanan, Sleman, Sabtu (14/11/2020).
Harianjogja.com, PRAMBANAN-Pemerintah Kabupaten Sleman memeringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 dengan tajuk ‘Gebyar Husada’ pada Sabtu (14/11/2020) yang terpusat di Candi Ratu Boko, Kapanewon Prambanan, Sleman.
Berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, HKN kali ini diselenggarakan secara live streaming dengan empat lokasi berbeda yaitu Candi Ratu Boko, Monumen Jogja Kembali, Museum Gunung Merapi dan Studio Alam Gamplong.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan bahwa peringatan HKN tahun 2020 menjadi momentum untuk mengingat perjuangan tenaga kesehatan yang berjuang agar dapat mengubah perilaku masyarakat dan mendorong upaya Kesehatan promotive dan preventif.
“Dalam implementasinya harus menjaga kekompakan lintas sektor sehingga dapat membangun masyarakat yang produktif dan aman covid 19 di era adaptasi kebiasaan baru,” ujar Joko pada Sabtu (14/11/2020).
Joko menjelaskan rangkaian kegiatan HKN ke-56 Kabupaten Sleman meliputi bakti sosial pemeriksaan RDT Covid-19, pemberian bantuan sembako dan pemberian masker. Selain itu, pihaknya juga mengadakan lomba video layanan masyarakat dan karaoke, seminar dan kaji banding virtual dan gebyar husada sebagai puncak HKN.
“Puncak HKN ini bertujuan untuk memberikan apresiasi bagi gugus tugas covid, pemberian penghargaan kepada tenaga Kesehatan teladan di Kabupaten Sleman,” tambah Joko.
Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan melalui momen peringatan HKN ke 56 tersebut ia mengajak agar seluruh jajaran Pemkab Sleman, khususnya tenaga di bidang pelayanan kesehatan untuk terus meningkatkan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dalam pembangunan bidang kesehatan.
“Saya berharap acara ini tidak hanya menjadi seremonial saja tetapi juga sebagai upaya untuk meyatukan langkah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan keluarga di Sleman,” sambung Sri.
Ia juga mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan pola hidup dengan tatanan dan adaptasi kebiasaan yang baru (AKB) dengan menerapkan Cita Mas Jajar (Cuci Tangan, Pakai Masker dan Jaga Jarak) agar dapat hidup produktif dan terhindar dari penularan Covid-19.
Tak lupa, pada kesempatan tersebut Sri Purnomo menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasihnya kepada aparat kesehatan serta semua pihak yang telah mendedikasikan diri dalam pelayanan kesehatan dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan penanganan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sleman terlebih pada masa pandemi Covid-19 saat ini.
“Di samping itu yang tidak kalah pentingnya adalah para tenaga kesehatan untuk dapat mengedukasi masyarakat karena tidak semua masyarakat tahu dan paham tentang Covid-19 ini. Saya berharap tenaga kesehatan juga senantiasa menyebarkan informasi yang benar guna memerangi informasi atau berita hoaks kesehatan yang marak beredar diberbagai media sosial,” pungkas Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Kokola Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban berupa sapi limosin di Ciamis
Kadin DIY mengenang 20 tahun Gempa Jogja 2006 dengan menyoroti gotong royong lintas sektor dalam pemulihan pascabencana.
Empat WNA China jadi tersangka PETI di hutan Nabire setelah operasi Satgas PKH Halilintar temukan tambang emas ilegal.
DPP Gunungkidul memastikan temuan cacing hati pada hewan kurban Iduladha 2026 sangat minim dan daging memenuhi standar ASUH.
Donald Trump mengancam Oman terkait Selat Hormuz. CNN menyebut 15 negara pernah jadi target ancaman atau serangan AS.