Advertisement

Cuaca Ekstrem Terjang DIY, Gunungkidul Paling Terdampak

Stefani Yulindriani Ria S. R
Rabu, 04 Maret 2026 - 10:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Cuaca Ekstrem Terjang DIY, Gunungkidul Paling Terdampak Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang melanda wilayah DIY pada Selasa (3/3/2026). Fenomena yang terjadi sejak pukul 12.36 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga 23.25 WIB itu memicu sejumlah kejadian di beberapa kabupaten/kota.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata, dalam Situation Report (Sitrep) per pukul 21.00 WIB menyebut dampak paling signifikan terjadi di Kabupaten Gunungkidul.

Advertisement

"Secara umum potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di wilayah DIY dan menimbulkan beberapa dampak kejadian di sejumlah titik," katanya, Rabu (4/3/2026).

Gunungkidul Catat 20 Titik Kejadian

Di Kabupaten Gunungkidul, cuaca ekstrem tercatat terjadi di 20 titik, mayoritas berada di Kapanewon Semin. Dampaknya meliputi 22 kejadian pohon tumbang, 18 unit rumah terdampak, tiga akses jalan terganggu, serta satu warung atau tempat usaha mengalami kerusakan.

Estimasi kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp50 juta.

Dampak di Kota Jogja dan Bantul

Sementara itu, di Kota Jogja kejadian dilaporkan terjadi di satu titik di Kemantren Kotagede. Dampaknya berupa satu pohon tumbang, satu akses jalan terdampak, serta satu warung mengalami kerusakan.

Di Kabupaten Bantul, cuaca ekstrem terjadi di satu titik di Kapanewon Sewon. Dampak yang tercatat meliputi satu pohon tumbang, satu jaringan listrik terdampak, dan satu akses jalan mengalami gangguan.

Kulonprogo Longsor, Sleman Nihil Laporan

Di Kabupaten Kulonprogo, hujan deras menyebabkan tanah longsor pada galengan rumah warga dan satu rumah tertimpa pohon tumbang.

Adapun Kabupaten Sleman hingga laporan ini disusun dinyatakan nihil informasi kejadian.

BPBD Lakukan Penanganan dan Imbau Waspada

BPBD DIY bersama instansi terkait telah melakukan assessment di lokasi terdampak, koordinasi lintas sektor, pemenuhan kebutuhan logistik, serta penanganan langsung di lapangan.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang yang dapat memicu pohon tumbang dan gangguan infrastruktur," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar

News
| Rabu, 04 Maret 2026, 11:27 WIB

Advertisement

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Wisata
| Minggu, 01 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement