Bawaslu Bantul Telusuri Kasus Dugaan Kesekapakatan Bantuan Paslon di Kasihan

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
16 November 2020 14:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul terus melakukan penelusuran mengenai dugaan pelanggaran terkait kesepakatan bantuan yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon dengan warga di Kecamatan Kasihan.

Bahkan, saat ini Panwascam Kasihan mulai bergerak menelusuri adanya dugaan pelanggaran tersebut.

Ketua Bawaslu Bantul Harlina mengatakan penelusuran terus dilakukan oleh Panwascam Kasihan terkait dengan dugaan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ada tidaknya bukti dan syarat formil materiil terkait dugaan tersebut.

Baca juga: Dihujat Netizen, Begini Respons Cawali Kota Solo Gibran

“Syarat formal itu mencakup, siapa pelakunya, kejadiannya seperti apa? Waktu dan tempat, saksi dan buktinya,” katanya, Senin (16/11/2020).

Jika syarat formal tersebut sudah terpenuhi dan penelusuran telah selesai, Harlina memastikan, jawatannya akan langsung melakukan rapat pleno. Rapat pleno ini dilakukan sebagai langkah menentukan apa yang akan dilakukan oleh Bawaslu selanjutnya.

“Saat ini masih ditelusuri. Kalau sudah selesai akan diplenokan lebih dahulu,” tandas Harlina.

Baca juga: Muhammadiyah: UU Minuman Beralkohol Bukan Usaha Islamisasi

Lebih lanjut Harlina mengatakan saat ini jawatannya juga masih menunggu sejumlah hasil dari dugaan pelanggaran pemilu yang dilimpahkan ke beberapa lembaga.

Selain dugaan pelanggaran yang dilakukan ASN dan telah diteruskan ke Bawaslu RI dan KASN, Bawaslu Bantul juga masih menunggu tindak lanjut dari Bawaslu DIY terkait pelimpahan dugaan salah satu pejabat yang menggunakan mobil dinas saat debat publik beberapa waktu lalu.

Selain itu masih ada dugaan pelibatan salah satu dukuh di Pundong yang diindikasi tidak netral.

“Untuk yang dukuh sudah kami laporkan ke Gubernur DIY dan akan diteruskan ke Bupati. Karena ini melanggar aturan lainnya,” terangnya.