Singapura Turun di Ranking FIFA Usai Kalah 0-6 dari Malaysia
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Pemilih diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas TPS pada simulasi proses pemungutan suara dan penghitugan suara Pilkada 2020, di Lapangan Pasutan, Trirenggo, Bantul, Sabtu (21/11/2020). /Harian Jogja/Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul memasang satu bilik khusus di setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di wilayahnya pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020, 9 Desember mendatang.
Bilik khusus dilengkapi plastik pembatas dan diletakkan terpisah dari tiga bilik lainnya ini diperuntukkan bagi pemilih yang memiliki suhu di atas 37,3 derajat.
“Jadi ketika petugas TPS di awal mengukur suhu tubuh pemilih dan kemudian suhu tubuh di atas 37,3 derajat. Maka, petugas akan langsung mengarahkan pemilih ke bilik khusus. Jadi screening pada pengukuran suhu,” kata Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho, di sela-sela simulasikan proses pemungutan suara dan penghitugan suara Pilkada 2020, di Lapangan Pasutan, Trirenggo, Bantul, Sabtu (21/11/2020).
Baca juga:Hidayat Nur Wahid Dukung Wapres Ma\'ruf Bertemu Rizieq Shihab
Menurut Didik, pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020, ada 2.085 TPS di Bantul. Dari jumlah tersebut, setiap TPS ada empat bilik yang disiapkan. Satu bilik khusus untuk pemilih bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat. Sedangkan tiga bilik lainnya untuk pemilih bersuhu tubuh di bawah 37,3 derajat.
Selain menyediakan bilik khusus, KPU Bantul juga memastikan ada 11 hal baru berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di TPS, yang tidak dijumpai saat proses pemilu sebelumnya. Kesebelas hal baru itu pun telah diterapkan saat simulasi pemungutan suara dan perhitungan suara.
“Dari dua belas hal baru yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan tersebut di antaranya adalah penerapan pengukuran suhu tubuh pemilih dan wajib cuci tangah. Pemilih juga diberikan sarung tangan plastik sekali pakai. Kemudian, setelah mencoblos, pemilih diberikan tinta dengan model tetes, bukan dicelup. Setelah itu, pemilih juga harus cuci tangan kembali. Sedangkan jumlah pemilih di tiap TPS juga dibatasi maksimal 500 pemilih,” lanjut Didik.
Baca juga:Andi Arief Sebut Negara Kalah ketika TNI Masuk Wilayah Politik
Lebih lanjut Didik mengungkapkan, untuk perhitungan suara, KPU menerapkan aplikasi berbasis android yakni Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Di mana lewat aplikasi ini, anggota KPPS akan langsung terhubung dengan KPU pusat.
“Hasil final memang tetap manual, tapi Sirekap ini bagian dari transparansi informasi saat penghitungan,” ucapnya.
Sementara Sekda Bantul Helmi Jamharis mengaku mengapresiasi langkah dari KPU Bantul menggelar simulasi proses pemungutan suara dan penghitugan suara Pilkada 2020.
“Dengan simulasi ini bahwa penyelenggaraan pemungutan suara ini sudah mentaati protokol kesehatan. Karena kami tidak ingin penyelenggaraan Pilkada ini jadi claster baru penyebaran Covid-19. Dengan adanya simulasi ini bisa jadi potret bagaimana penyelenggaraan,” terang Helmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Kulit terasa kesat setelah cuci muka bukan tanda benar-benar bersih. Dokter menjelaskan cara cleansing yang efektif tanpa merusak kulit.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.