Dikpora Bantul Latih Guru SD Hadapi Mapel Wajib Bahasa Inggris
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Penumpang saat hendak berpergian melalui Stasiun DAMRI Yogyakarta. Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL—Aktivitas pemudik Lebaran 2026 mulai terlihat di Stasiun DAMRI Yogyakarta. Sejumlah rute perjalanan antarkota yang dilayani oleh DAMRI menunjukkan peningkatan jumlah penumpang, bahkan salah satu rute tercatat mengalami kenaikan hingga sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa.
Manajer Usaha Cabang Stasiun DAMRI Yogyakarta, Rendy Febrianto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran dan arus balik dengan menambah armada bus secara bertahap.
Penambahan armada tersebut akan disesuaikan dengan kondisi permintaan di lapangan agar pelayanan perjalanan antarkota tetap berjalan lancar selama musim mudik Lebaran 2026.
Rendy menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang sebenarnya sudah mulai terasa sejak Jumat lalu. Sejumlah rute perjalanan bahkan mengalami lonjakan minat, terutama untuk perjalanan menuju luar Pulau Jawa.
“Kenaikannya itu ada di beberapa rute. Seperti arah Lampung, itu kemarin ada kenaikan 15 persen dari hari biasa. Untuk hari ini bahkan bisa sekitar 20 persen. Selain itu ada rute Yogyakarta-Bandung yang juga cukup banyak peminat,” ucapnya, Minggu (15/3).
Menurutnya, tren lonjakan penumpang pada layanan bus DAMRI Yogyakarta biasanya tidak hanya terjadi pada masa arus mudik, tetapi juga meningkat tajam saat arus balik setelah perayaan Lebaran.
“Kalau untuk puncaknya kami pasti ada di arus balik. Jadi sekitar tanggal 24 sampai 28 Maret nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada hari-hari normal Stasiun DAMRI Yogyakarta hanya mengoperasikan sekitar sembilan unit bus untuk melayani berbagai rute perjalanan antarkota. Namun jumlah armada akan ditingkatkan secara signifikan ketika memasuki puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Untuk hari biasa armada yang kami gunakan ada sembilan unit. Nanti saat puncaknya pada tanggal 25 [arus balik], kami didukung dari DAMRI cabang Jakarta, Bandung, dan Lampung. Sekitar ada 35 unit yang akan melayani penumpang,” katanya.
Dengan tambahan armada tersebut, layanan perjalanan bus DAMRI di Stasiun DAMRI Yogyakarta diharapkan mampu mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang yang terus bertambah menjelang puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Data TKA 2026 Kemendikdasmen menunjukkan nilai Matematika SD dan SMP masih jauh di bawah capaian Bahasa Indonesia.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.