Bukan Operasi Plastik, Ini Kunci Awet Muda Shakira
Shakira tetap tampil bugar dan awet muda di usia 49 tahun. Simak rahasia gaya hidup sehatnya mulai dari diet, olahraga rutin, perawatan kulit hingga kebiasaan p
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah SMK di Bantul merencanakan menggelar pelajaran praktik, pada kegiatan pembelajaran tatap muka semester genap, Januari mendatang. Langkah ini diambil setelah mempertimbangkan grafik perkembangan kasus konfirmasi positif Covid-19.
“Rencana, Januari itu dimulai [tatap muka]. Utamanya untuk praktik,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Bantul Temu Panggih Raharja, Minggu (29/11/2020).
Temu memastikan, agar penularan Covid-19 bisa dicegah, penerapan protokol kesehatan secara ketat akan diterapkan. Begitu juga dengan jumlah siswa yang masuk, akan dibatasi, maksimal 30 persen dari total satu kelas. Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan pembelajaran tersebut secara bertahap.
“Tentunya semua dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Kami sendiri menyambut baik, kebijakan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran. Namun, untuk sikap dari dinas sendiri, kami masih menunggu,” terangnya.
Baca juga: Pramuka DIY Turun Tangan Bantu Tanggulangi Covid-19
Lebih lanjut Temu mengungkapkan, jika nantinya ada penolakan dari wali maupun orang tua, pihaknya memastikan tetap akan menggelar pembelajaran jarak jauh. Sebab, untuk pembelajaran tatap muka, harus ada izin dari orang tua siswa.
“Strategi telah disiapkan. Sekarang kami tinggal menunggu dari dinas,” lanjutnya.
Terpisah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul memastikan telah siap, jika pembelajaran tatap muka jadi dihelat awal Januari mendatang.
“Kami sangat siap. Utamanya untuk SD dan SMP,” kata Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko.
Salah satu bentuk kesiapan yang ada, lanjut Isdarmoko ini diperlihatkan dengan kebijakan awal yang dilakukan oleh pihaknya dengan menggelar layanan konsultasi pelajaran untuk siswa SD dan SMP.
Di mana, dengan layanan ini siswa datang ke sekolah menemui guru tertentu, yang sudah terjadwal dan dibentuk dalam kelompok- kelolmpok kecil serta dengan mematuhi protokol kesehatan.
“Dan pelaksanaannya juga terus kami pantau. Selain itu, kami juga siapkan satgas Covid-19 di setiap sekolah. Kami targetkan Desember, satgas ini sudah siap. Disamping itu akan ada standar operasional pelaksanaan dan pengawasannya,” lanjut Isdarmoko.
Baca juga: Tes Swab, Rizieq Shihab Kabur dari RS Ummi Bogor
Lebih lanjut Isdarmoko menyatakan, skenario telah dipersiapkan pihaknya terkait dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka jadi digelar awal Januari mendatang.
Salah satunya adalah dengan meneruskan langkah pengetatan protokol kesehatan saat pelaksanaan layanan konsultasi pembelajaran.
“Termasuk untuk pengendalian siswa. Nanti jika kegiatan belajar mengajar sudah berjalan, sekolah harus siap mengendalikan siswanya. Nantinya tidak ada istirahat, kantin tidak buka, siswa akan langsung pulang setelah kegiatan belajar mengajar. Ini beberapa yang sedang kami kondisikan,” ucap Isdarmoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Shakira tetap tampil bugar dan awet muda di usia 49 tahun. Simak rahasia gaya hidup sehatnya mulai dari diet, olahraga rutin, perawatan kulit hingga kebiasaan p
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.