Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan, 8 Saksi Sudah Diperiksa
Polda DIY telah meminta klarifikasi kepada delapan saksi dalam kasus dugaan malapraktik RSUD Prambanan, termasuk tiga dokter.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Beberapa pemilih dapatkan surat suara dobel di Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sleman. Bahkan di salah satu TPS di Wedomartani, santer beredar kabar jika salah satu surat suara dobel telah tercoblos di area pasangan nomor urut tiga.
Salah satu cuitan akun twitter dengan nama pengguna @ANTXNIUS bagikan foto tangkapan layar whatsapp berisi gambar surat suara yang telah terlubangi tepat di kotak pasangan nomor urut tiga. Dalam cuitannya akun tersebut menambahkan kutipan ; "Weh-weh ribut-rubut apa ini pagi-pagi."
Tidak sampai di situ, dalam cuitan berikutnya akun @ANTXNIUS juga menambahkan foto form laporan berisi kronologi ditemukannya peristiwa surat suara tercoblos tersebut. Tertulis lengkap dalam formulir, pelapor hingga saksi-saksi peristiwa tersebut. Hingga sekitar pukul 20:50 WIB dicuit ulang lima kali dan disukai 26 akun.
BACA JUGA : CEK FAKTA: DWS-ACH Sebut Kecamatan Depok Punya
Guna menkonfirmasi atas isu yang beredar, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri Rahayu Werdiningsih yang akrab dipanggil Cici pun angkat bicara. Diceritakan Cici, mulanya seorang pemilih diberikan satu surat suara. Namun setelah diperiksa pemilih, surat suara tersebut dobel dan salah satunya telah tercoblos.
"Kejadian di TPS 13 Wedomartani, jadi surat suara yang diberikan satu surat suara terlipat dari KPPS, ternyata surat suara itu dobel," tuturnya pada Rabu (9/12) melalui pesan singkat whatsapp.
Pemilih yang memperoleh surat suara ganda pun akhirnya menyerahkan satu surat yang telah tercoblos kepada KPPS. Sedangkan satu surat suara yang masih kosong selanjutnya digunakan pemilih untuk memakai hak suaranya.
BACA JUGA : Cek Fakta: Orang dengan Golongan Darah O Lebih Kebal
"Yang satu Memang sudah tercoblos [nomor] 3 atas hal itu [surat suara] oleh pemilih yang tercoblos tersebut dikembalikan ke KPPS, dan dianggap rusak," terangnya.
Namun hingga Rabu (9/12/2020) malam pihaknya belum mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut. Oleh karena itu, terkait foto form laporan yang beredar belum bisa dipastikan keaslian dan kebenarannya. "Belum ada laporan terkait itu. Kalau pada saat pemungutan dan perhitungan suara tadi belum ada [pelanggaran yang masuk]," tegasnya.
Berdasarkan konfirmasi yang dihimpun dari keterangan Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri Rahayu Werdiningsih, dapat diketahui bahwa berita adanya surat suara yang tercoblos di gambar pasangan nomor urut tiga merupakan fakta. Namun perlu digarisbawahi jika ternyata surat suara yang didapat pemilih ganda, satu surat tercoblos saat dibuka sedangkan surat lainnya masih utuh saat dibuka. Kendati demikian foto lampiran form laporan dalam cuitan yang beredar belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY telah meminta klarifikasi kepada delapan saksi dalam kasus dugaan malapraktik RSUD Prambanan, termasuk tiga dokter.
Korea Selatan vs Meksiko di Piala Dunia 2026 jadi laga krusial Grup yang berpotensi menentukan tiket awal ke babak 32 besar.
Bakamla RI lirik DIY sebagai titik strategis pengawasan Laut Selatan dalam sistem keamanan maritim nasional terintegrasi.
Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 jadi laga krusial Grup B dengan peluang seimbang dan tekanan besar bagi kedua tim.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 19 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 19 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.