2.681 Lowongan Kerja Dibuka di Magelang, Peluang Disabilitas Tersedia
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem di berupa hujan sedang hingga lebat wilayah di dua wilayah di DIY, hari ini, Kamis (17/12/2020).
Dua wilayah tersebut yakni Kulonprogo utara dan Sleman.
Adapun Gunungkidul diprediksi tidak hujan sepanjang hari, hanya berawan tebal pada pagi, siang hari, malam hingga dini hari.
Kota Jogja diprediksi berawan tebal di pagi hari, siang hari, hingga malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Sleman diprediksi berawan tebal pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan tebal pada malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Bantul diprediksi hujan ringan pada pagi hari, berawan tebal pada siang hari, berawan tebal pada malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Kulonprogo diprediksi hujan ringan pada pagi hari, berawan tebal pada siang hari, hujan ringan pada malam hari hingga dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 1,5 hingga 2,5 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Forum LSP Politeknik Indonesia kembali menggelar Pertemuan Tahunan Ke-6 di Yogyakarta pada 3–6 September 2026.
Sultan berharap Kelok 23 tak hanya menjadi jalur alternatif, tetapi juga membuat wisatawan memperpanjang lama tinggal di DIY.