Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL-Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Ris Widodo meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Hardjolukito pada Senin (21/12/2020) siang. Ris Widodo meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan selama beberapa hari karena terinfeksi Coronavirus Disease atau Covid-19.
Kabar Ris Widodo terkena Covid-19 terkonfirmasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. “Beliau pasien konfirm [positif Covid-19] dengan komorbid,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, saat dihubungi Senin (21/12/2020).
Sri Wahyu tidak menjelaskan komorbid atau penyakit penyerta yang diderita Ris Widodo. Namun pria yang akrab disapa Oki ini mengatakan bahwa Ris Widodo mulai mengalami gejala Covid-19 pada 5 Desember lalu, kemudian dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) atau tes swab pada 7 Desember. Hasilnya positif Covid-19.
BACA JUGA: Razia Rapid Test Antigen di DIY Tidak di Perbatasan, tetapi Hotel & RT
Kabar meninggalnya Ris Widodo ini mengagetkan sejumlah pihak, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis. Helmi mengatakan almarhum merupakan sosok aparatur sipil negara (ASN) yang bertanggung jawab terhadap ketugasan. Punya semangat kerja yang tinggi dan tidak pernah menyerah terhadap tantangan yang dihadapi, “Jadi kami merasa kehilangan sosok ASN yang berintegritas dan berkinerja tinggi,” kata Sekda.
Ris Widodo merupakan Sekretaris Disdikpora Bantul. Sebelum di Disdikpora ia sempat menjabat sebentar sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Pada 2018-2019 Ris Widodo juga sempat menjabat sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Bantul yang sangat dekat dengan banyak pihak termasuk awak media dan pernah mengunjungi sejumlah media di DIY.
Ris Widodo juga sempat lama menjabat kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPKBPMD). Selain ketugasannya di Pemkab Bantul, Ris Widodo juga aktif di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Presiden Prabowo menyerahkan simbolis pesawat Rafale, Falcon 8X, dan A400M kepada TNI AU di Halim Perdanakusuma.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.