Advertisement

Rekor Terbanyak Covid-19 di DIY! Sehari Jogja Tambah 242 Kasus Baru

Lugas Subarkah
Selasa, 22 Desember 2020 - 17:57 WIB
Bhekti Suryani
Rekor Terbanyak Covid-19 di DIY! Sehari Jogja Tambah 242 Kasus Baru Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA- Gugus Tugas penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 242 penambahan kasus positif pada Selasa (22/12/2020). Angka tersebut merupakan rekor tertinggi selama ini, setelah rekor tertinggi sebelumnya mencapai 227 kasus dalam sehari.

Bantul mendominasi penambahan ini sebanyak 79 kasus. Sementara 147 kasus dinyatakan sembuh dan 9 kasus dilaporkan meninggal.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 40 kasus, Bantul 79 kasus, Kulonprogo 34 kasus, Gunungkidul 19 kasus dan Sleman 70 kasus.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 127 kasus, periksa mandiri 55 kasus, skrining pendidikan 5 kasus dan belum ada keterangan 55 kasus. “Berdasarkan pemeriksaan pada 1.462 sampel dari 1.324 orang,” ujarnya.

BACA JUGA: Tol Jogja-Bawen Melayang di Selokan Mataram, Ini Daftar 7 Desa yang Akan Dilewati

Sembilan kasus meninggal yakni Kasus 8.586, perempuan 66 tahun, Bantul; kasus 8.615, perempuan 52 tahun, Bantul; kasus 8.691, laki-laki 75 tahun, Sleman; kasus 9.224, laki-laki 60 tahun, Kota Jogja; kasus 9.311, perempuan 61 tahun, Sleman; kasus 9.381, laki-laki 65 tahun, Kota Jogja; Kasus 9.409, perempuan, Sleman; Kasus 9.545, laki-laki 54 tahun, Sleman; kasus 9.930, perempuan 78 tahun, Kota Jogja.

Adapun kasus sembuh berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 14 kasus, Bantul 53 kasus, Kulonprogo 8 kasus, Gunungkidul 12 kasus dan Sleman 60 kasus. dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 9.925 kasus, dengan rincian 3.015 kasus aktif, 6.704 kasus sembuh dan 206 kasus meninggal.

Sementara penggunaan bed di rumah sakit rujukan untuk kritikal sebanyak 39 bed, sisa 25 bed. Untuk non kritikal digunakan 474 bed, sisa 100 bed.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Airlangga Bertemu Puan, Buka Peluang Koalisi Pilpres 2024?

News
| Kamis, 29 September 2022, 23:57 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement