Kasus Kriminilitas Paling Banyak Terjadi di Sleman & Bantul

Ilustrasi. - Freepik
29 Desember 2020 19:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kabupaten Sleman menempati posisi pertama sebagai daerah dengan jumlah kasus kejahatan tertinggi di wilayah DIY sepanjang 2020. Kabupaten Bantul menempati urutan kedua disusul Kota Jogja, Kabupaten Kulonprogo, dan terakhir Kabupaten Gunungkidul. Data tersebut dirilis oleh Kepolisian Daerah (Polda) DIY dalam acara jumpa pers akhir tahun yang digelar pada Selasa (29/12/2020).

Kapolda DIY Inspektur Jenderal Polisi Asep Suhendar mengatakan selama 2020, kabupaten Sleman menempati posisi pertama wilayah yang mempunyai kasus kejahatan terbanyak yakni sebanyak 1.522 kasus. Diikuti kabupaten Bantul dengan angka 851.

"Sedangkan, kota Jogja menempati urutan ketiga dengan jumlah kasus kejahatan sebanyak 587 kasus. Keempat, yakni kabupaten Kulonprogo sebanyak 587 kasus. Terakhir, kabupaten Gunungkidul dengan jumlah kasus sebanyak 213 kasus," ujar Irjen Polisi Asep Suhendar, Selasa (29/12/2020).

Bantul naik ke peringkat dua setelah tahun sebelumnya ada di peringkat ketiga menggeser Kota Jogja. Sleman masih sama seperti tahun 2019 yakni berada diperingkat pertama," ujar Asep, saat memberikan keterangan pers di Gedung Anton Sudjarwo, Selasa (29/12/2020).

Meskipun secara kuantitas masih ada kasus-kasus yang mengalami peningkatan, perkembangan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda DIY sampai dengan akhir tahun 2020 yang mencakup berbagai kejahatan secara kualitas diklaim masih terkendali.

Dipaparkan bahwa kasus yang ditangani di tahun 2019 tercatat sejumlah 3.453. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 1.241 kasus atau sekitar 35,94 persen pada tahun 2020 yang jumlah totalnya mencapai 4.694 kasus.

"Jadi ada kenaikan sebesar 2.264 atau 184,36 persen. Untuk penyelesaian perkara juga mengalami kenaikan, kalau 2019 ada 1.228 kasus, dibandingkan tahun 2020 ada 3.492 kasus yang selesai ditangani," imbuhnya.