KABAR DUKA: Cucu Pendiri Pesantren Krapyak Al-Munawwir Wafat

Kabar wafatnya K.H Muhammad Najib Abdul Qodir Munawwir/Ist
04 Januari 2021 20:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Kabar duka datang dari keluarga besar Pondok Pesantren Krapyak, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul. Pengasuh pesantren tersebut, Kiai Muhammad Najib Abdul Qodir wafat, Senin (4/1/2020) sore di kediamannya di Krapyak.

Kabar duka tersebut dibenarkan oleh salah satu anggota Dewan Pengasuh Pesantren Almunawwir, Kiai Fairuzi Afiq Dalhar. “Iya benar wafat tadi sore sekitar pukul 17.15 WIB di rumah,” kata Fairuzi Afiq, Senin petang.

Fairui Afiq mengatakan almarhum Muhammad Najib merupakan putra dari Kiai Abdul Qodir dan Cucu dari Kiai Munawwir atau pendiri pesantren Al-Munawwir Krapyak. Fairuzi tidak tahu pasti penyakit yang diderita alamrhum Muhammad Najib, namun sejak beberapa bulan terakhir mengeluh seperti syaraf kejepit.

BACA JUGA: Ada Ratusan Lowongan Nakes Covid-19 di DIY yang Belum Terisi

Dua pekan lalu sempat salat Jumat di masjid dan pulangnya dipapah oleh para santri. Sementara Jumat lalu sudah tidak ke masjid. Dia sendiri langsung menengok ke kediamannya dan ada keluhan di bagian kaki yang tidak bisa digerakkan.

Sabtu lalu sempat dibawa ke rumah sakit dan rawat jalan, “Walapun sakit namun bicara dan sebagainya lancar seperti sehat,” ucap Fairuzi. Pihaknya merasa kehilangan atas kepergian almarhum Muhammad Najib karena beliau, kata Fairuzi merupakan sesepuh sekaligus guru dari delapan anggota dewan pengasuh pesantren.
“Beliau adalah pengasuh utama pesantren Almunawwir dan cucu dari Mbah Munawwir. Dewan pengasuh lainnya masih murid beliau,” ucap Fairuzi.

“Yang menjadi kibaran bendera Pesantren Krapyak itu ya beliau,” imbuh Fairuzi. Rencananya Muhammad Najib akan dimakamkan di pemakaman Dongkelan dekat dengan makam ayah dan kakeknya pda Selasa (5/1/2020) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.