Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--DIY butuh ratusan tenaga kesehatan untuk menangani pasien Covid-19 yang kini terus bertambah.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan pihaknya masih terus mengupayakan penambahan tenaga kesehatan (nakes). Dari kebutuhan tambahan sebanyak 200 nakes, saat ini baru terisi 26 nakes. “masih buka kesempatan kalau masih ada calon lain,” katanya, Senin (4/1/2021).
BACA JUGA: Hari Ini Harga Tahu Tempe Naik 20%
Pada rekrutmen pertama tersebut, terdapat 80 orang yang mendaftar. Dari jumlah tersebut, yang memenuhi syarat hanya 30 orang. Adapun dari 30 orang tersebut, empat diantaranya tidak melanjutkan karena keluarga keberatan. Dengan 26 nakes tambahan tersebut, bed yang dapat ditambahkan sebanyak 10 bed.
Seperti diketahui pada Senin (4/1/2021) angka kasus positif Covid-19 di DIY telah mencapai lebih dari 13.000. Total kasus positif DIY tercatat sebanyak 13.043 kasus dengan rincian 3.896 kasus aktif, 8.857 kasus sembuh dan 290 kasus meninggal. Sementara penggunaan bed di rumah sakit rujukan untuk kritikal 44 bed, sisa 20 bed. Non kritikal digunakan 567 bed, sisa 74 bed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Vrama Billiard dan Kanaya Munch & Mingle fokus memulihkan operasional usai kebakaran Rp20 miliar sambil mengapresiasi tim gabungan.
BMKG prakirakan cuaca Jogja cerah berawan 5–7 Juli 2026, gelombang laut selatan capai 4 meter.
KCI pastikan KRL tetap beroperasi meski pasokan listrik PLN terganggu, keterlambatan hanya sekitar tiga menit.
BTS dinobatkan sebagai tamu kehormatan di La Plata Argentina jelang konser tur dunia ARIRANG Oktober 2026.
Pria di Bantul ditangkap usai mencuri HP mahasiswi dengan modus minta bantuan. Pelaku pura-pura motor mogok untuk mengelabui korban.