Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Kesehatan Kulonprogo masih menunggu arahan dari Pemda DIY terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kulonprogo.
Sebelumnya jadwal vaksinasi di Bumi Binangun direncanakan setelah provinsi, yaitu pada Kamis (14/1/2021). Namun belakangan mundur dan sampai hari ini belum diketahui kapan vaksinasi itu dilakukan.
"Kami masih menunggu arahan dari Dinas Kesehatan DIY terkait pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kulon Progo kapan akan dilakukan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, Rabu (13/1/2021).
BACA JUGA : Kota Jogja dan Sleman Peroleh Gelontoran Vaksin Pertama
Meski belum ada kepastian, Dinkes Kulonprogo memastikan kesiapannya dalam pelaksanaan vaksinasi. Dimulai dengan pendataan calon penerima vaksinasi tahap pertama yang menyasar tenaga kesehatan. Data sementara ada 3.233 nakes di kabupaten ini diprioritaskan mendapat vaksinasi awal.
Selain nakes, vaksinasi tahap pertama juga menyasar sejumlah tokoh di Kulonprogo, antara lain anggota forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) meliputi kepada daerah, ketua DPRD, Dandim dan Kapolres. Di samping itu juga menyasar publik figur setempat. Hanya saja dinkes belum memberikan rincian siapa saja sosok penerima vaksin pertama itu.
BACA JUGA : Ini 10 Tokoh Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Sleman
Dinkes Kulonprogo juga sudah menetapkan 24 tempat pelayanan kesehatan yang akan vaksinasi tahap pertama, terdiri dari 21 puskesmas, dua rumah sakit pemerintah dan satu klinik bhayangkara milik polri. Sedangkan RS atau klinik yang lain masih dilakukan assessment apakah pada tahap berikutnya bisa dilibatkan didalam pelayanan vaksinasi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.