Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Kecelakaan maut yang melibatkan pengemudi mobil yang masih di bawah umur di daerah Blok O, Banguntapan Bantul terjadi dengan tragis.
Enam pemotor yang tengah berhenti di lampu merah tiba-tiba diseruduk dari belakang oleh pengemudi mobil yang usianya masih 13 tahun.
Kecelakaan lalu lintas itu tepatnya terjadi di Jalan Majapahit atau Ring Road Timur, tepatnya di depan Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Hardjolukito, Banguntapan, Bantul. Mobil KIA Picanto AD 1809 IC yang dikemudikan oleh EHS, 13, warga Dusun Bodrorejo RT 24/08, Desa Gaden, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menabrak enam motor sekaligus.
Satu pemotor meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka cedera berat di bagian kepala. Korban meninggal adalah Safi’i Widodo, 32, warga Nologaten, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman. Saat kejadian dia mengemudikan Honda Supra X125 K-3380-ATC.
Kapolsek Banguntapan Kompol Zainal Suprianto mengatakan peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (27/1/2021) sore, sekitar pukul 18.30 WIB. Kecelakaan lalu lintas berawal saat rombongan pengendara sepeda motor berhenti di depan lampu traffick light menunggu lampu menyala hijau.
“Saat bersamaan tiba-tiba dari arah belakang melaju mobil KIA Picanto AD-1809-IC langsung menabrak rombongan sepeda motor yang berhenti tersebut sehingga beberapa pengendara terpental dan salah satu pengendara meninggal di TKP,” kata Zainal, Kamis (28/1/2021).
Zainal menduga kecelakaan lalu lintas itu disebabkan karena pengemudi mobil belum lihai dalam mengemudi, “Pengemudi masih dibawah umur belum lancar dalam mengemudi,” ujar Zainal. Kecelakaan yang merenggut nyawa tersebut langsung ditangani Satlantas Polres Bantul.
Selain menyebabkan korban meninggal dunia, kecelakaan tersebut juga menyebabkan sejumlah pengendara motor luka-luka. Ada lima orang yang mengalami luka dan sempat mendapat perawatan di RSPAU Hardjolukito. Mereka adalah Daryanto, 43, warga Ngentak, Seloharjo, Pundong Bantul, yang mengalami luka terbuka dan patah pada ibu jari kiri.
BACA JUGA: Menteri Tjahjo Kumolo Terbitkan Edaran Larangan ASN Terlibat Ormas Terlarang
Kemudian Marwanto, 35, warga Nglampengan, Temuwuh, Dlingo, Bantul, yang mengalami luka patah tulang kaki kanan dan tulang rusuk kiri. Indras Wijiastuti, 40, warga Mendiro, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman mengalami luka memar pada bagian kepala.
Widiyanto, 28, warga Jetis Kulon, Pacarejo Semanu, Gunungkidul mengalami luka terbuka pada paha sebelah kiri; Heri Dharis P, 42, warga Danurejo, Jamuskauman Ngluwar, Magelang mengalami luka lecet di kaki. Sementara dua pengemudi motor lainnya tidak mengalami luka.
Adapun keenam motor yang ditabrak yakni Honda Supra Fit AB 3050 UF, Honda Supra X 125 K 3380 ATC, Honda Beat AB 2026 ZJ, Yamaha Fino AB 4509 ZE, Honda CB AB 4824 NW, Honda Win AD 6746 XC, Honda AB 4137 BO, dan Honda Vario AB 5350 JT.
Foto:
Kondisi mobil KIA Picanto yang terlibat kecelakaan di depan RSPAU Hardjolukito, Banguntapan, Bantul.-dok. Polsek Banguntapan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.