Remaja di Berbah Dibacok Saat Pulang Mancing, Ini Kronologinya
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA-- Berita duka datang dari Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja. Pasalnya Kasubag Humas dan Protokol Sekretaris Dewan DPRD Kota Jogja, Hari Sukmo mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat (29/1/2021) petang karena terinfeksi Covid-19.
Informasi lelayu disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Jogja, Danang Rudiyatmoko. Diceritakan Danang, almarhum Hari Sukmo dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (29/1/2021) pukul 17.50 WIB. Almarhum meninggal dengan status konfirmasi positif Covid-19.
BACA JUGA: Eiger Minta Maaf, Warganet Minta Diskon Besar-besaran
"Innalilahi wa innailaihi roji\'un, telah berpulang ke Rahmatullah almarhum bapak Hari Sukmo pada hari Jumat 29 Januari 2021 pukul 17.50 WIB. Dalam kondisi positif Covid 19. Mohon doa dari seluruh Anggota DPRD kota Jogjakarta," jelasnya pada Jumat (29/1) malam.
Sehubungan dengan kejadian tersebut, selanjutnya Kantor DPRD Kota Jogja akan ditutup untuk sementara waktu guna dilakukam sterilisasi. "Kami pimpinan memutuskan utk melakukan penutupan sementara kantor DPRD Kota Jogja sampai 7 Februari 2021. Hal ini untuk menjaga sterilisasi kantor. Demikian harap maklum dan demi kesehatan kita bersama," tutur Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 7 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.