Cabai Rawit di Sleman Rp70.000 per Kg, Disperindag Sebut Belum Ada Kelangkaan
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Kelenteng Poncowinatan mulai bersiap menyambut Imlek. /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA—Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Jogja bakal berjalan sederhana jauh dari hiruk pikuk meriah seperti di tahun-tahun sebelumnya. Pandemi membuat Imlek dirayakan dengan khidmat tanpa pesta.
Ketua Pengurus Kelenteng Fuk Ling Miau Gondomanan, Ang Ping Siang atau Angling Wijaya, mengatakan Imlek tahun ini akan digelar dengan menyalakan lilin saja di detik-detik malam pergantian tahun. Saking ringkasnya, Angling menyebutkan perayaan Imlek di Kelenteng paling berkisar 15-30 menit saja. "Jadi enggak ada pesta, enggak ada apa-apa. Khusus mengucapkan selamat tahun baru, terus pulang. Paling enggak sampai seperempat jam paling lama setengah jam," kata dia, Kamis (11/2/2021).
Selain didesain sederhana dengan durasi yang singkat, Angling juga menuturkan perayaan Imlek dibatasi. "Orangnya terbatas, nanti malam yang akan datang tidak banyak. Sebelum malam suntuk kan sembahyang, pokoknya kita enggak kumpul-kumpul," terangnya.
"Cuma ibadah sebentar saja. Intinya untuk mencari keselamatan semoga pandemi ini segera berakhir. Ibadahnya ada, satu atau dua kata selesai."
Tahun lalu, kegiatan bagi beras dan sembako dilakukan. Tahun ini agenda tersebut juga ditiadakan. "Tahun lalu, tepat pukul 00.00 WIB sekitar 300 umat Tionghoa menghadiri doa bersama di kelenteng dan menyambut tahun baru Imlek. Dimeriahkan dengan pesta barongsai dan kembang api. Namun tahun ini, digelar sangat sederhana dengan pembatasan-pembatasan tertentu," tuturnya.
Kelenteng Fuk Ling Miau telah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan ketat saat Hari Raya Imlek. Disebutkan Angling, ada empat wastafel di luar kelenteng dan ada pemeriksaan suhu digital otomatis yang diterapkan. Selain itu di dalam kelenteng pun juga disediakan sejumlah hand sanitizer. "Hari H ibadah mesti ada pembatasan paling 30 persen. Sembahyang itu biasanya pagi, orang minta-minta sedekah banyak. Kami tetap laporan dari Gugus Tugas Kemantren dan Kepolisian," kata dia.
Angling akan menertibkan warga agar tidak berkumpul-kumpul. "Kami harus tegas. Orang tanpa masker juga kami bakal tegur. Kami enggak bisa melarang mereka untuk tidak datang, yang penting pakai masker, jangan berkerumun. Kami juga bakal kasih masker kalau ada yang tidak pakai masker.”
Angling juga menyampaikan pesan perihal shio kerbau yang jatuh tahun ini. "Kalau shio kerbau kan kuat, mudah-mudahan kerbau itu semua bisa teratasi. Memang kerbau itu ndablek tapi kuat. Harapannya juga kuat menghadapi pandemi ini, karena kami enggak tahu lawannya siapa, jangan nyepelekke," tukasnya.
Sebelumnya Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poewadi menjelaskan selama PTKM, tempat peribadatan sudah diatur. “Saya kira sama [seperti] masjid dan juga gereja ada pembatasan jumlah yang datang di sana agar tidak terjadi kerumunan tempat perayaan Imlek," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 tersedia mulai dini hari hingga malam. Cek rute dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.