Advertisement

Unisa Siapkan Laboratorium Stem Cell, Target Beroperasi 2026

Sunartono
Senin, 09 Maret 2026 - 21:47 WIB
Sunartono
Unisa Siapkan Laboratorium Stem Cell, Target Beroperasi 2026 Unisa Yogyakarta menyiapkan laboratorium stem cell yang ditargetkan beroperasi JuliAgustus 2026 untuk mendukung riset regenerative medicine. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) tengah menyiapkan fasilitas laboratorium stem cell yang direncanakan mulai beroperasi pada pertengahan 2026. Laboratorium ini disiapkan sebagai pusat penelitian pengobatan regeneratif yang dipandang sebagai salah satu arah perkembangan dunia medis di masa depan.

Fasilitas tersebut juga diharapkan dapat memperluas peluang masyarakat untuk mengakses teknologi kesehatan yang selama ini masih tergolong mahal.

Advertisement

Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Urusan Internasional Unisa Yogyakarta, Ali Imron, menjelaskan pembangunan gedung laboratorium saat ini masih berlangsung dan ditargetkan dapat mulai digunakan sekitar Juli hingga Agustus 2026.

“Sekarang gedungnya sedang dibangun, dan InsyaAllah sekitar Juli kita bisa running untuk pembukaan laboratorium stem cell di Unisa Yogyakarta,” kata Ali Imron saat agenda media gathering di Sleman, Senin (9/3/2026).

Ia menilai kehadiran laboratorium tersebut akan menjadi langkah strategis bagi Unisa dalam memperkuat pengembangan riset di bidang kedokteran serta ilmu kesehatan, terutama yang berkaitan dengan terapi regeneratif.

Menurutnya, teknologi stem cell merupakan salah satu komponen penting dalam pengembangan future medicine, yaitu pendekatan pengobatan yang berfokus pada perbaikan atau penggantian sel tubuh yang rusak dengan sel baru.

“Future medicine salah satunya adalah regenerative medicine. Artinya, kalau kita tidak menuju ke sana, kita akan ketinggalan,” ujarnya.

Imron menambahkan penerapan terapi berbasis stem cell di Indonesia harus melalui tahapan penelitian laboratorium sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu laboratorium yang sedang dibangun di Unisa akan difungsikan sebagai pusat riset sebelum terapi diberikan kepada pasien.

Fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh berbagai program studi kesehatan di lingkungan Unisa Yogyakarta, sekaligus menjadi sarana pengembangan penelitian ilmiah di bidang bioteknologi dan ilmu kesehatan lainnya.

Saat ini, lanjutnya, jumlah laboratorium stem cell di Indonesia masih sangat terbatas, yakni sekitar delapan fasilitas yang tersebar di sejumlah wilayah.

“Ini fasilitas pendukung untuk penelitian. Oleh prodi-prodi kesehatan bisa dipakai,” katanya.

Selain untuk kepentingan akademik, keberadaan laboratorium tersebut juga diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis yang selama ini masih bergantung pada produk impor dengan biaya yang tinggi.

Ia mencontohkan beberapa terapi turunan stem cell untuk penyakit tertentu seperti diabetes mellitus masih menggunakan produk dari luar negeri dengan biaya yang sangat mahal.

“Sekali injeksi bisa sampai sekitar Rp225 juta. Prinsip kita di Unisa Yogyakarta, teknologi kesehatan tidak boleh hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu saja,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan laboratorium stem cell di berbagai daerah dapat terus bertambah sehingga teknologi terapi regeneratif menjadi lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Semakin banyak laboratorium dibangun, aksesibilitas masyarakat akan semakin tinggi dan harga bisa ditekan sehingga lebih banyak orang bisa menikmati manfaatnya,” jelasnya.

Selain pembangunan fasilitas riset tersebut, Unisa Yogyakarta juga mulai membuka Program Magister Fisioterapi pada tahun akademik ini. Program tersebut memiliki konsentrasi regenerative fisioterapi yang selaras dengan arah pengembangan penelitian stem cell di kampus tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global

Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global

News
| Senin, 09 Maret 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement