Sempat Mangkir, AKBP Bambang Kayun Penuhi Panggilan KPK
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
Stadion Mandala Krida/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa enam saksi dugaan korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Senin (22/2/2021).
Keenam saksi itu adalah Gutik Lestarna yang berstatus pegawai negeri sipil; IL dari Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) DIY; Eka Yulianta selaku Kepala Studio PT Arsigraphi, Paidi selaku Direktur III CV Reka Kusuma Buana, Hendrik Gosal selaku Direktur Utama PT Cipta Baja Trimatra, Ahmad Edi Zuhaidi selaku Direktur PT Eka Madra Sentosa, dan Bima Setyawan selaku Komisaris PT. Bimapatria Pradanaraya.
BACA JUGA: Sebut Pemakaman Covid seperti Pemakaman Anjing, Anggota DPRD Bantul Digeruduk Puluhan Sukarelawan
"Hari ini dijadwalkan pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida APBD tahun anggaran 2016-2017 di Pemda DIY. Pemeriksaan dilakukan di Mapolres Sleman," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin (22/2/2021).
Ali Fikri menyatakan belum bisa memberikan informasi spesifik siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
"Kami belum bisa berikan informasi lebih spesifik karena masih melakukan serangkaian kegiatan penyidikan. Untuk pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum bisa kami sampaikan saat ini," ucap Ali.
Dia mengatakan pengumuman penetapan tersangka akan dilakukan bersamaan dengan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka tersebut.
"Untuk itu pada waktunya nanti akan kami sampaikan siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Ali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.