Dana Tol Jogja Cair Ratusan Miliar, Dealer Mobil Langsung Beraksi

Sejumlah dealer mobil di halaman Balai Kalurahan Purwomartani, Kalasan, Rabu (24/2)-Harian Jogja - Abdul Hamid Razak
24 Februari 2021 21:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Lurah Purwomartani Kalasan, Sleman Semiono berharap agar warga terdampak pembangunan tol Jogja-Solo (Joglo) yang menerima dana ganti kerugian dari rencana pembangunan jalan tol tetap memprioritaskan dana tersebut untuk kebutuhan pokok, yakni membeli tanah.

Sejak awal, katanya, kalurahan juga menekankan masalah tersebut. "Sampai saat ini saya belum mendengar ada warga terdampak yang memesan atau membeli mobil. Kalau yang beli motor ada beberapa tapi itu masih wajar. Tapi semua kembali pada pribadi masing-masing," katanya, Rabu (24/2/2021).

Diakuinya, banyak warga Purwomartani yang mendadak jadi miliarder. Mereka mendapatkan ganti kerugian antara Rp1 miliar hingga Rp9 miliar. Banyak warga yang tidak menyangka mendapat dana sebesar itu. Ia pun mengaku juga dihubungi sejumlah dealer mobil.

"Jangankan punya uang sebesar itu, melihat saja belum pernah. Makanya saya berharap agar mereka membeli tanah baik pekarangan maupun pertanian. Jangan bermewah-mewah. Apa yang menjadi aktivitasnya saja, kalau tidak butuh mobil ya jangan beli mobil,"katanya.

Dia berharap, dengan adanya proses pembayaran ganti kerugian tol tersebut tidak menimbulkan masalah baru. Sehingga warga terdampak diminta untuk benar-benar fokus mencari tanah pengganti.

Menurutnya, yang relatif tergoda anak-anak pemilik lahan sehingga edukasi juga diberikan kepada mereka. "Kalau yang beli tanah sudah banyak, sebagian besar masih di Purwomartani sebagian kecil di luar Purwomartani. Masih ada tujuh dusun lagi yang akan menyusul proses selanjutnya," katanya.

Saat proses pembayaran ganti kerugian di halaman Balai Kalurahan Purwomartani sudah berjejer sejumlah dealer dari berbagai merek. Tidak hanya kendaraan roda tiga, dealer kendaraan roda dua pun juga menawarkan unit baru kepada warga. Beberapa warga juga terlihat bertanya-tanya soal fasilitas kendaraan yang ada.

BACA JUGA: Duh..Dikira Bangkai Binatang, Orok Bayi Ditemukan di Bantaran Kali Gajah Wong

"Ya kalau yang tertarik sih banyak, cuma belum ada komitmen. Mereka mengaku masih belum ada uang, kalaupun ada uangnya masih cari tanah," kata Haris salah seorang sales mobil PT Borobudur Oto Mobil.

Dibandingkan unit niaga, kata Haris, paling banyak diminati unit passanger. Semua unit ready dan tinggal dibeli oleh warga. Hanya saja, lanjut dia, belum ada warga yang mau membelikan dananya untuk kendaraan tersebut. "Ya mungkin masih fokus cari tanah pengganti ya, kalau ada sisanya baru beli. Tidak seperti yang di Tuban itu, yang sempat viral," katanya.

Pada Rabu, penyaluran dana pembebasan lahan jalan tol diberikan bagi 136 pemilik bidang di Purwomartani Kalasan. Dana penyaluran kepada warga terdampak diberikan dalam dua hari, Rabu (24/2/2021) dan Kamis (25/2/2021). Untuk hari pertama nilainya Rp104,8 miliar bagi 67 pemilik bidang dan hari kedua senilai Rp24,9 miliar untuk 69 pemilik bidang.