OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Sesosok orok bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di bantaran Kali Gajah Wong. Terkait detail identitas orok bayi masih menunggu hasil identifikasi Polresta Jogja.
Kabag Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan, orok bayi ini pertama kali ditemukan pada Rabu (24/2/2021) sekitar pukul 11.45 WIB oleh beberapa anak kecil yang sedang bermain di bantaran Kali Gajah Wong. Awalnya, mereka mengira orok bayi itu adalah bangkai binatang.
Tak jauh dari lokasi, VD,30 warga Kalurahan Warungboto RT 30 RW 07 sedang memancing di pinggir Kali Gajah Wong. Ia melihat anak-anak kecil menemukan benda yang mereka kira adalah bangkai binatang. Namun, saat melihatnya dari jarak dekat, baru diketahui bahwa itu adalah sesosok orok bayi.
BACA JUGA: Calon Penerima Program Graduasi PKH di Bantul Mulai Disaring
VD kemudian memberitahu temuannya kepada MSA (28) yang juga merupakan warga Kalurahan Warungboto RT 30 RW 07. Tak lama setelahnya, sejumlah warga berdatangan ke lokasi penemuan orok bayi itu.
"Orok bayi itu berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi ari-ari sudah terpotong," terang Timbul, Rabu (24/2/2021).
Selain itu, tak ada ciri-ciri lain yang dapat disampaikan. Begitu pula identitas maupun orang tua dari orok bayi itu. "Untuk selanjutnya menunggu identifikasi dari Polresta Jogja," tutup Timbul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.