Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Pelaku pembuangan bayi di sebuah indekos di padukuhan Kranggan, RT 03, RW 06, kalurahan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Kamis (4/3/2021) sore ternyata adalah ibunya sendiri.
Kapolsek Prambanan, Kompol Rubiyanto mengatakan polisi sempat menginterogasi terduga ibu bayi, FA, 32 tahun warga Berbah. "Pada awalnya tidak mau mengakui bayi tersebut adalah anaknya yang baru dilahirkan," katanya, Rubiyanto, Jumat (5/3/2021).
Petugas lalu membawa bayi malang ini ke rumah sakit Bhayangkara Polda DIY. Di sini lah, FA kembali diinterogasi oleh dokter dan akhirnya mengakui bayi tersebut adalah anaknya, yang merupakan hasil hubungan gelap dengan pria yang bukan suaminya.
Baca juga: Terungkap! Ternyata Sudah 2 Kali Ponpes di Piyungan Terpapar Covid-19
Berdasarkan hasil interogasi ini, FA mengaku alasannya membuang anaknya sendiri lantaran tidak mampu merawat dan berharap anaknya akan ditemukan orang untuk dirawat. “Posisi bayi saat ini dirawat di rumah sakit Bhayangkara Polda DIY,” kata Rubiyanto.
Sebelumnya, diberitakan penemuan bayi kembali terjadi di padukuhan Kranggan, RT 03, RW 06, kalurahan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Kamis (4/3/2021) sore. Bayi ditemukan dalam keadaan masih hidup, di dalam boks bayi di sebuah indekos.
Rubiyanto menjelaskan keberadaan bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh pemilik indekos, Tina Sulistiyowati beserta dua saksi lainnya yakni Rohyati dan Sumini, setelah mereka mendengar suara tangisan bayi.
Baca juga: Jokowi: Boleh Saja Bilang Tidak Suka Produk Asing
“Kejadian sekira pukul 17.15 WIB. Gabungan piket fungsi Polsek Prambanan mendatangi TKP [tempat kejadian perkara] penemuan bayi pukul 17.45 WIB, ternyata benar telah ditemukan seorang bayi laki-laki yang masih terdapat plasentanya,” katanya, Jumat (5/3/2021).
Ia menjelaskan bayi tersebut memiliki berat 2.250 gram, panjang 47 cm, lingkar kepala 35 cm, lingkar dada 33 cm dan lingkar lengan atas 11 cm. “Saksi Sumini menyelamatkan bayi tersebut dari sebuah boks bayi yang telah dipakai untuk menaruh barang rongsok,” katanya.
Saat ditemukan, bayi dalam keadaan telanjang tanpa alas kain dan tali pusarnya masih ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Bupati Sidoarjo Subandi memastikan santri yang diduga keracunan MBG telah ditangani. Pemkab akan mengecek SPPG penyedia makanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo 2 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di beberapa stasiun.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.