Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Donor darah massal yang digelar Laskas Lawas PPP di kantor DPW PPP DIY. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin.
Harianjogja.com, JOGJA--Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengimbau masyarakat yang dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan agar mendonorkan darahnya melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Jogja. Imbauan itu dilakukan karena saat pandemi Covid-19 ini minat masyarakat untuk berdonor masih kurang.
"Ada penurunan pendonor sekarang iya. Masyarakat yang memang memenuhi syarat dan ada waktu datang ke PMI [untuk mendonorkan darah] agar darah tersedia cukup di masa pandemi," kata Heroe, seusai menghadiri donor darah massal di kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DIY, Sabtu (6/3/2021).
BACA JUGA : HUT ke 11, RSUD Prambanan Gelar Aksi Donor Darah
Staf Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Jogja, Fajar Shodiq mengatakan dalam kondisi pandemi ini minat masyarakat untuk mendonorkan darahnya berkurang, "Biasanya yang donor rutin itu harian sebelum pandemi bisa sampai 100 orang. Sekarang hanya sekitar 70 orang," kata Fajar.
Pihaknya mengapresiasi adanya donor darah massal dan PMI siap memfasilitasi. Sementara itu Koordinator Donor Darah Masal Laskar Lawas PPP DIY, Alouvi mengatakan donor darah massal bagian dari aksi kepedulian laskar PPP karena pendonor di masa pandemi berkurang. Sementara kebutuhan darah tidak pernah berhenti. Karena itu pihaknya bersama sejumlah LSM menyelenggarakan donor massal.
BACA JUGA : Jasa Raharja Cabang Yogyakarta Gelar Aksi Donor Darah
Dari data yang terdaftar sudah ada 120 orang yang ingin ikut mendonorkan darahnya termasuk anggota TNI dan Polri, namun beberapa anggota TNI Polri tidak memenuhi syarat karena baru dalam masa vaksinasi Covid-19. "Tapi yang memenuhi syarat juga banyak. Kami targetkan 100 kantong darah terpenuhi," ujar Alouvi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.