Advertisement
Banyak Tanggal Merah, Pemkot Jogja Perpanjang PPKM Mikro
Kawasan pertokoan Jl. Urip Sumoharjo pukul 21.00 WIB terlihat tutup mengikuti instruksi PPKM Mikro pada Sabtu (13/2/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja mengikuti Pemerintah Pusat untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro sampai 22 Maret mendatang.
“Kami sudah komitmen dan konsisten PPKM harus dilakukan secara serentak. Kalau [Pemerintah Pusat] dierpanjang kita perpanjang, memperpanjang agar betul-betul kita mampu menekan angka Covid-19 turun,” kata Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Perwadi, Senin (8/3/2021).
Advertisement
Menurut Heroe perpanjangan PPKM Berskala Mikro Penting untuk menekan penularan Covid-19, Terlebih adanya rencana pembelajaran tatap muka akan digelar pada Juli mendatang sehingga upaya-upaya untuk menurunkan angka positif Covid-19 perlu dilakukan dari sekarang. Apalagi dalam beberapa waktu ke depan juga ada berbagai agenda liburan dan keagamaan seperti Isra Mikraj, puasa dan lebaran Idul Fitri.
BACA JUGA: Gibran Ikut Diserang Warganet Soal Drama Kaesang: Tolong Adiknya Diajari Cari Calon Bojo
Pemkot Jogja saat ini juga terus melakukan berbagai upaya menurunkan kasus Covid-19. Selain melalui PPKM Berskala Mikro juga menggencarkan vaksinasi, testing, tracing, dan treatment bagi semua warga yang berkontak erat dengan pasien positif Covid-19 atau tidak hanya yang bergejala.
Arah penekanan PPKM Berskala Mikro, kata Heroe, tetap berbasis sampai Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) bagaimana setiap RW dan RT bisa mengendalikan mobilitas di wilayah masing-masing.
“Disamping tingkat RT dan RW akan kita kuatkan layanan publik seperti di pasar agar peningkatan protokol kesehatan juga terus diperkuat,” kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Menteri KKP Pingsan Saat Pelepasan Jenazah Korban ATR 42-500
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Angin Kencang Terjang DIY, BPBD Catat 2 Warga Sleman Meninggal Dunia
- Taman Budaya Bantul Dirancang Jadi Pusat Budaya dan Wisata
- Pemkab Bantul Perluas TK Negeri untuk Pendidikan Anak Usia Dini
- Dua Pengendara Motor Meninggal Tertimpa Pohon Randu di Lembah UGM
- Angin Kencang di Bantul, 11 Pohon Tumbang, Fasilitas Umum Rusak
Advertisement
Advertisement



