Banyak Tanggal Merah, Pemkot Jogja Perpanjang PPKM Mikro

Kawasan pertokoan Jl. Urip Sumoharjo pukul 21.00 WIB terlihat tutup mengikuti instruksi PPKM Mikro pada Sabtu (13/2/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
08 Maret 2021 19:17 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja mengikuti Pemerintah Pusat untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro sampai 22 Maret mendatang.

“Kami sudah komitmen dan konsisten PPKM harus dilakukan secara serentak. Kalau [Pemerintah Pusat] dierpanjang kita perpanjang, memperpanjang agar betul-betul kita mampu menekan angka Covid-19 turun,” kata Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Perwadi, Senin (8/3/2021).

Menurut Heroe perpanjangan PPKM Berskala Mikro Penting untuk menekan penularan Covid-19, Terlebih adanya rencana pembelajaran tatap muka akan digelar pada Juli mendatang sehingga upaya-upaya untuk menurunkan angka positif Covid-19 perlu dilakukan dari sekarang. Apalagi dalam beberapa waktu ke depan juga ada berbagai agenda liburan dan keagamaan seperti Isra Mikraj, puasa dan lebaran Idul Fitri.

BACA JUGA: Gibran Ikut Diserang Warganet Soal Drama Kaesang: Tolong Adiknya Diajari Cari Calon Bojo

Pemkot Jogja saat ini juga terus melakukan berbagai upaya menurunkan kasus Covid-19. Selain melalui PPKM Berskala Mikro juga menggencarkan vaksinasi, testing, tracing, dan treatment bagi semua warga yang berkontak erat dengan pasien positif Covid-19 atau tidak hanya yang bergejala.

Arah penekanan PPKM Berskala Mikro, kata Heroe, tetap berbasis sampai Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) bagaimana setiap RW dan RT bisa mengendalikan mobilitas di wilayah masing-masing.

“Disamping tingkat RT dan RW akan kita kuatkan layanan publik seperti di pasar agar peningkatan protokol kesehatan juga terus diperkuat,” kata Heroe.