Minta Makanan untuk Berbuka, Maling Kabur dari Tahanan Polsek Gedangsari

Ilustrasi. - Freepik
08 Maret 2021 15:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – JA,26, tersangka kasus pencurian handphone kabur dari tahanan Mapolsek Gedangsari pada Kamis (4/3/2021). Upaya pencarian masih dilakukan hingga Senin (8/3/2021) dengan melibatkan tim gabungan dari Polres dan Polda DIY.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, tahanan kabur di Gedangsari bermula pada penanganan kasus pencurian handphone oleh Polsek Setempat. Hasil dari pemeriksaan awal, JA kabur dengan dalih meminta makan dan minuman kepada petugas untuk berbuka puasa.

Permintaan ini pun dipenuhi dengan mencarikan makanan. Nahasnya, pintu di ruang tahanan lupa dikunci sehingga digunakan untuk yang bersangkutan kabur. “Saat petugas datang, tersangka sudah kabur dan hingga sekarang [Senin siang] masing dalam pencarian,” kata Suryanto kepada wartawan, Senin.

Dia menjelaskan, upaya pencarian tidak hanya melibatkan tim dari polsek. Namun demikian, juga mendapatkan bantuan dari jajaran Polsek Gunungkidul. “Tim dari Polda juga naik untuk mencari,” ujarnya.

Baca juga: Angka Kekerasan Terhadap Perempuan di DIY Melonjak, Pandemi Jadi Salah Satu Penyebab

Suryanto menambahkan, sesuai dengan instruksi dari Kapolres, seluruh jajaran diminta untuk membantu dalam upaya pencarian sehingga tersangka bisa diamankan kembali. “Kami juga sudah menetapkan DPO kepada tersangka yang kabur,” katanya.

Masih Berkeliaran

Kaburnya tersangka JA ikut menjadi perbincangan warga. Bahkan pada Minggu (7/2/2021) warga Kalurahan Putat di Kapanewon Patuk dihebohkan adanya salah seorang yang sedang jajan di angkringan yang mirip dengan tersangka.

“Untuk kepastian apakah orang yang dilihat itu benar tersangka atau bukan, warga tidak tahu. Tapi berdasarkan percakapan antar warga memang wajahnya mirip dengan tersangka,” kata Gunawan, salah seorang warga Putat.

Baca juga: Ruang Rawat Inap Puskesmas Samigaluh II untuk Tampung Pasien Covid-19

Menurut dia, kabar ini pun menjadi toping di grup WA kampung. Bahkan, sambung Gunawan, ada yang melihat orang yang mirip tersangka sedang meminta makan dan minuman di Dusun Bobung.

Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa saat dikonfirmasi kemarin membenaran adanya informasi yang beredar tentang keberadaan pelaku di wilayah Putat. Hanya saja, kebenaran informasi ini masih belum dipastikan karena JA hingga sekarang belum ditemukan. “Banyak informasi yang beredar. Sebab, selain di Putat ada kabar yang mengatakan pelaku di wilayah Nglegi, tapi hal tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya,” kata Hendra.