Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Vaksinasi massal di Pasar Beringharjo, Senin (1/3/2021)-Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA--Vaksinasi Covid-19 yang menyasar lansia atau warga yang berusia di atas 60 tahun baru menyasar 617 lansia di hari pertama vaksinasi Senin (8/3/2021) lalu. Lansia yang divaksin tersebut bukan hanya yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jogja, namun juga warga luar Jogja yang berdomisili di Jogja.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penyelolaan Data dan Sitem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Jogja, Lana Unwanah mengatakan di hari pertama vaksinasi massal lansia diselenggarakan di 10 rumah sakit dan dua rumah sakit khusus ibu dan anak (RSKIA) dengan kapasitas masing-masing rumah sakit 100 orang dan RSKIA masing-masing 50 orang. Sehingga total sasaran di hari pertama seharusnya 1100 orang.
BACA JUGA : Kabar Gembira! Vaksinasi untuk Masyarakat Umum di Jogja
“Dari data yang diterima sehari kemarin lansia yang sudah divaksin baru menyasar 617 orang,” kata Lana, dalam jumpa pers di Balai Kota Jogja, Selasa (9/3).
Lana tidak mengetahui pasti lansia yang sudah divaksin baru menyasar 617 orang, padahal undangan sudah tersampaikan. “Apakah belum terinformasikan, apakah sudah tahu tapi tidak datang? apakah berhalangan? apakah sedang pergi? informasinya ada yang tidak ditempat juga,” ujar Lana.
Namun secara umum dia mengklaim proses vaksinasi di hari pertama berjalan lancar. Disinggung soal Kejadian Ikutan Pascaimuniasi atau KIPI? Lana mengaku belum mendapat laporan dari tiap rumah sakit.
BACA JUGA : Begini Mekanisme dan Cara Daftar Vaksinasi untuk Lansia
Lebih lanjut Lana mengatakan potensi lansia di Jogja ada 46.000 orang, namun yang sudah teregistrasi ada 12.202 orang. Dari jumlah tersebut terdapat sekitar 2.600an yang datanya ganda sehingga pihaknya harus melakukan pemilahan kembali karena kemungkinan ada yang daftar berkali-kali.
Proses pendaftaran vaksin bagi lansia dengan mengisi data lewat yogyakarta.kemkes.go.id agar data masuk ke Kementerian Kesehatan. Setelah daftar lansia bisa mengecek melalui pedulilindungi.id. Setelah mendapatkan status siap divaksin, selanjutnya bisa mengecek melalui corona.jogjakota.go.id.
Menurut Lana, data 12.202 itu terhitung sejak 3 Maret lalu. Dia meyakini masih banyak yang mendaftar lebih dari tanggal 3 Maret namun datanya belum masuk, “Kami belum mendapatkan feedback dari Kementerian Kesehatan dan DIY,” ujar Lana. Sejauh ini pihaknya belum bisa mendata mandiri karena data harus terpusat sampai Kementerian Kesehatan karena data harus disandingkan dengan data BPJS.
BACA JUGA : Kaum Lansia Wajib Tahu! Ini Jarak Vaksinasi Pertama
Setelah mendapat konfirmasi data dari Pemerintah Pusat, selanjutnya Dinas Kesehatan Jogja berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) untuk dimasukkan dalam laman corona.jogjakota.go.id. Jika sudah masuk laman tersebut lansia yang suduah terdaftar juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan tempat lansia untuk mendapatkan injeksi vaksin Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Uni Eropa menginvestasikan 10 miliar euro atau sekitar Rp207 triliun untuk membangun tujuh pabrik AI raksasa. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat posisi Eropa
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi agregator produk UMKM dan kebutuhan pokok. Produk dari Bantul dan Sleman berpeluang dipasarka
Filipina bangkit dari tertinggal dan gulung Laos 4-1. Kartu merah di menit 12 ubah jalannya laga. Klasemen Grup A makin ketat.
Maestro seni rupa Indonesia Nasirun meninggal dunia pada usia 60 tahun. Sahabat dan kolega mengenang hari-hari terakhir, tawa, serta warisan besar yang ditingga
Situs Grammy hapus video penampilan BTS Dynamite dan Butter usai grup K-Pop itu nyatakan boikot. Spekulasi pun bermunculan.