KA Bandara YIA Beroperasi Agustus 2021, Ini Perkiraan Waktu Tempuh & Tarifnya

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Bandara Internasional Yogyakarta, Jumat (12/3/2021). - Istimewa/Dok. BKIP Kemenhub
13 Maret 2021 12:47 WIB Anitana Widya Puspa Jogja Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Jalur kereta api bandara sepanjang 5,3 km dari Stasiun Kedundang ke Stasiun Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, bakal dioperasikan pada Agustus 2021.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan jalur melayang tersebut telah mencapai 83,6 persen per Maret 2021. Pembangunan jalur kereta dengan nilai investasi sebesar Rp1,1 triliun ini dibangun secara tahun jamak (multiyears).

BACA JUGA: Menparekraf Ingatkan Proyek Borobudur Highland Harus Libatkan Desa Wisata

"Pembangunan dimulai sejak Desember 2019 dan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun atau sekitar bulan Juli 2021. Kemudian pada bulan Juli akan dilakukan serangkaian uji coba dan ditargetkan sudah bisa dioperasikan pada Agustus 2021," ujarnya melalui siaran pers, Jumat (12/3/2021).

Dia menambahkan jumlah perjalanan kereta bandara dari Stasiun Tugu Yogyakarta - YIA sepanjang 40,23 km ini sebanyak 24 per hari dengan menggunakan empat train set kereta rel diesel listrik (KRDE) dan berkapasitas angkut mencapai 4.800 penumpang per hari hari.

Sementara, waktu tunggu antar kedatangan kereta (headway) yaitu sekitar 30 menit. Dari Stasiun Tugu, perjalanan kereta bandara ini akan berhenti di dua stasiun yaitu Stasiun Wates dan Stasiun YIA.

Kecepatan kereta maksimal dapat mencapai 80 km per jam dengan waktu tempuh hanya sekitar 45 menit atau lebih cepat dibandingkan melewati jalan raya yang bisa membutuhkan waktu 1-2 jam. Kemudian tarif yang berlaku diperkirakan sebesar Rp25.000.

BACA JUGA: DIY Sasar 334.750 Pelayan Publik untuk Divaksin Covid-19

Menhub mengatakan pembangunan kereta bandara merupakan bagian tidak terpisahkan dari Bandara Internasional Yogyakarta, karena bandara ini merupakan bandara internasional yang dapat didarati pesawat berbadan besar dan menjadi pusat pergerakan orang baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sehingga harus memiliki konektivitas dan integrasi antar moda yang baik.

YIA bisa menampung sekitar 20 juta penumpang per tahun, maka itu harus memiliki konektivitas yang baik melalui kereta bandara, yang dapat menghubungkan antara Stasiun Tugu dengan YIA Kulonprogo. Upaya ini juga untuk mendukung Borobudur sebagai kawasan destinasi wisata prioritas. Masyarakat juga bisa lebih nyaman menggunakan kereta bandara.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia