Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Warga memprotes pemasangan tiang Internet di Sleman-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN--Buntut adanya penolakan warga, akhirnya pemasangan tiang jaringan Internet atau fiber optik (FO) di Padukuhan Joho, Kalurahan Condongcatur, Kecamatan Depok dihentikan. Hal itu dilakukan setelah semua pihak bermediasi.
Mantri Pamong Praja Depok, Abu Bakar, menuturkan berdasarkan mediasi yang digelar di kantor Kapanewon Depok, Senin (15/3/2021), provider yang semula akan memasang sejumlah tiang FO di Joho agar memanfaatkan tiang yang sudah ada.
"Provider untuk memanfaatkan tiang-tiang yang sudah ada, tidak membangun lagi, terutama untuk yang di daerah Joho. Kurang tahu milik siapa saja. Mereka akan berkomunikasi dengan Diskominfo [Dinas Komunikasi dan Informatika Sleman]," ujarnya, Senin.
Kesepakatan ini kata dia, berdasarkan tiga elemen perencanaan pembangunan yakni masyarakat, pemerintah dan swasta. "Kritik dan saran masyarakat terkait keamanan dan estetika tetap kami perhatiman," ungkapnya.
BACA JUGA: Curiga Presiden Ingin Perpanjang Jabatan, Amien Rais Diperingatkan Istana
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Sleman, Achmad Subhan, mengatakan keresahan warga adalah masalah keamanan dan akses kegiatan ekonomi masyarakat yang terganggu jika pemasangan tiang FO semakin banyak.
"Kami terkait pengelolaan jalan berusaha memikirkan utilitas supaya infrastruktur dirasa nyaman oleh warga. Tidak sekadar jalannya bagus tapi di atas banyak kabel berseliweran. Harus bersinergi antara masyarakat, investor dan pemerintah," katanya.
Dari kasus ini ke depan pihaknya akan mengevaluasi bagaimana mendesain utilitas yang tidak mengganggu masyarakat. "Kami akan buat semacam box cluvert, kotak yang biasa di gorong-gorong atau jembatan, itu betul-betul untuk utilitas," ungkapnya.
Sebelumnya, Dukuh Joho, Retnaningsih, menuturkan penolakan disebabkan kekhawatiran warga jika pemasangan tiang jaringan Internet meluas hingga ke jalan kampung yang sempit dan masuk ke halaman rumah warga.
“Pemasangan tiang FO yang terjadi selama ini sudah cukup membuat warga tidak nyaman. Pemasangan tiang FO dilakukan menggerombol dengan tiang listrik di tepi jalan, sehingga di di satu titik bahkan bisa terdapat empat tiang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
KPK memanggil Muhadjir Effendy sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024, namun pemeriksaan ditunda.
Polda DIY menerjunkan tim asistensi untuk mengawal kasus Shinta Komala yang viral dan menyeret oknum anggota polisi di Sleman.
OIKN menegaskan pembangunan IKN Nusantara tetap berjalan meski MK menyatakan Jakarta masih berstatus ibu kota negara.
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.