Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN—UGM akan menggelar vaksinasi massal dalam dua hari pada Sabtu dan Minggu (20-21/3/2021) di Grha Sabha Pramana UGM.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 UGM, Rustamadji, menuturkan vaksinasi akan diberikan kepada tiga kelompok penerima yang telah berusia lanjut dari kalangan dosen dan tenaga kependidikan UGM, masyarakat di sekitar UGM, serta dosen dan tenaga kependidikan dari perguruan tinggi di DIY.
BACA JUGA: PPKM Mikro Diperpanjang Hingga 5 April, Kampus Boleh Gelar Kuliah Tatap Muka
“Untuk vaksinasi dijadwalkan pada tanggal 20 dan 21 Maret. Terkait rencana ini kami melakukan komunikasi kepada para dukuh untuk mendata calon penerima vaksin,” katanya, Jumat (19/3/2021).
Warga sekitar kampus yang akan didata meliputi warga lansia dari Padukuhan Kocoran, Karangmalang, Karangwuni, Sagan, Pogung Kidul, Sendowo, serta Blimbingsari. Para dukuh diminta untuk memberikan data penduduk lansia untuk didaftarkan dan diusulkan sebagai peserta vaksinasi, meliputi data nomor induk kependudukan, nama sesuai KTP, dan nomor telepon.
Wakil Rektor UGM Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset, Bambang Agus Kironoto, mengungkapkan UGM menyelenggarakan vaksinasi sebagai bentuk dukungan pada program pemerintah terkait percepatan vaksinasi di Indonesia, khususnya untuk para lansia.
“Pemberian vaksin ini sangatlah penting, bukan hanya untuk melindungi warga UGM dan masyarakat sekitar UGM dari Covid-19, tetapi juga untuk dapat segera memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi warga UGM yang terkena dampak pandemi,” katanya.
Para calon penerima vaksin disarankan untuk mengisi formulir screening awal secara daring.
Pimpinan UGM dan Satgas Covid-19 UGM telah berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi DIY, Dinas Kesehatan Sleman, Dinas Komunikasi dan Informatika Sleman, RSUP Dr. Sardjito, RSA UGM, GMC, serta Klinik Korpagama untuk menyiapkan tim vaksinasi.
Secara keseluruhan, sebanyak 20 tim vaksinasi dan juga tim pendukung telah disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi. UGM juga didukung Danone, Sari Husada dan Aqua.
BACA JUGA: Sultan Jogja Belum Izinkan Kampus DIY Kuliah Tatap Muka, Ini Alasannya
Estimasi jumlah yang diajukan untuk rencana pemberian vaksinasi di UGM adalah 9.875 dosis dengan sasaran sebanyak 2.681 dosis untuk lansia UGM, masyarakat sekitar UGM, dan sivitas perguruan tinggi di DIY; 2.142 dosis untuk tenaga dosen non-lansia UGM; 5.052 dosis untuk tenaga kependidikan non-lansia UGM.
“Untuk penyelenggaran vaksinasi tanggal 20 dan 21 Maret sudah berkoordinasi dengan Dinkes DIY dan sudah mendapatkan alokasi vaksin sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk dosen dan tenaga kependidikan non-lansia masih dikoordinasikan dengan Kemenkes RI dan Dinkes DIY untuk mendapatkan alokasi vaksin,” ungkapnya.
Mengenai rencana vaksinasi untuk kelompok lainnya seperti mahasiswa, UGM masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait urutan prioritas penerima vaksin. “Kami berusaha memfasilitasi vaksinasi massal untuk seluruh sivitas akademika UGM,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Pelemahan daya beli dan mahalnya komponen impor membuat industri elektronik melakukan efisiensi produksi dan menata ulang rantai pasok pada semester II/2026.
Juara Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya akan menerima cincin juara dari FIFA. Tradisi olahraga Amerika Serikat ini mewarnai sejarah baru sepak bola dunia.
KPK mengusulkan pemerintah membiayai alat peraga kampanye peserta pemilu untuk menekan biaya politik dan mencegah tindak pidana korupsi.
Veda Ega Pratama dan Mario Aji mengisi jeda paruh musim Moto3 dan Moto2 dengan berlibur di Bali sebelum melanjutkan latihan menuju Mandalika dan Silverstone.
Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa terus dimatangkan untuk mengatasi banjir rob dan penurunan muka tanah serta melindungi pusat ekonomi nasional.