Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja tidak akan mewajibkan mahasiswa yang datang ke kota ini untuk kuliah tatap muka membawa bukti divaksinasi.
“Itu kan kebijakan provinsi, kebijakan nasional, mangga aja [kalau mensyaratkan vaksin untuk mahasiswa],” kata Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti di Restoran Six Senses, Jogja, pada Jumat (26/3/2021).
BACA JUGA: Catat! Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sleman mensyaratkan bukti vaksin bagi mahasiswa dan mahasiswi, terutama yang akan mengikuti proses pembelajaran tatap muka di wilayahnya. Menurut Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, keharusan membawa bukti kartu vaksin lantaran dosen-dosen di pergurunan tinggi sudah diberi vaksin sehingga mahasiswanya juga harus sudah divaksin.
Dengan begitu, harapnya tidak terjadi lagi penyebaran Covid-19.
"Nanti kami instruksikan, mahasiswa yang datang ke Sleman harus membawa bukti sudah divaksin dan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Kustini saat jumpa pers di Pemkab Sleman, Kamis (25/3/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Oliver Tree meninggal dunia pada usia 32 tahun setelah menjadi korban tabrakan dua helikopter di Rio de Janeiro, Brasil, yang menewaskan enam orang.
Yasin Ayari memilih tidak merayakan gol pertamanya ke gawang Tunisia pada Piala Dunia 2026. Ternyata alasannya terkait sejarah keluarganya.
TN Gunung Merbabu mengoperasikan shelter darurat berbasis teknologi di Jalur Suwanting untuk mendukung keselamatan pendaki dan program Zero Accident.
Rangkaian agenda ini dipusatkan secara bergiliran pada satu desa di tiap wilayah kecamatan, menjadikannya ajang komunikasi langsung yang menjangkau akar rumput.
Polres Bantul menangkap empat tersangka kasus peredaran psikotropika dan menyita 118 tablet berbagai jenis dalam operasi di Pandak dan Sewon