OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Salah satu anggota Bawaslu Kabupaten Sleman dikabarkan meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19.
Kabar duka datang dari kelurga besar Badan Pengawas Pemilan Umum (Bawaslu) Sleman, salah satu anggota, Sutoto Jatmiko, (60) meninggal dunia terpapar Covid-19.
Kepala Divisi (Kadiv) Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sleman itu meninggal di RSA UGM, Jumat (26/3/2021) pukul 11.00 WIB dan akan dimakamkan di pemakamam dusun Sranggahan, Depok, Sleman, hari ini juga.
Dari informasi sebelum meninggal, almarhum dirawat di RSA UGM, sejak 11 Maret 2021. Ia dilarikan ke RSA karena terpapar Covid-19 dan langsung mendapat perawatan di ruang ICCU hingga mengembuskan napas terakhir, Jumat (26/3/2021) pukul 11.00 WIB
Ketua Bawaslu Sleman, Abdul Karim Mustofa mengatakan dari mana almarhum terpapar Covid-19 belum diketahui secara pasti. Namun sebelum dinyatakan positif Covid-19, dilakukan tracing di kantor Bawaslu Sleman. Hasilnya ada lima orang yang positif Covid-19.
“Hasil ini keluar, 10 Maret 2021,” kata Abdul Karim, Jumat (26/3/2021).
BACA JUGA: Pusat Larang Mudik Lebaran 2021, Sultan: Apa Betul Bisa Ditaati?
Lima orang yang positif Covid-19, tiga orang anggota Bawaslu dan dua orang staf. Selain Sutoto Jatmiko, dua anggota Bawaslu Sleman yang terkena Covid-19, yakni Arjuna Al Ichasan Siregar dan Ibnu Darpito. Empat orang menjalani isolasi mandiri, sedangkan almarhum dibawa ke RSA UGM.
“Sejak masuk RSA almarhum menjalani perawatan di ruang ICCU,” paparnya.
Mengenai aktivitas Bawaslu sendiri paska kejadian itu, menurut Karim tetap berjalan seperti biasa, namun dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Aktivitas Bawaslu, sesuai PPKM, WFH 50%, WFO 50%,” terangnya.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Anggota Bawaslu Sleman Meninggal Dunia Terpapar Covid-19"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.