Pakar Komunikasi Sarankan Para Komandan Rajin Silaturahmi

Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana (kiri). - ist.
01 April 2021 09:17 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Para komandan dan istrinya agar rajin melaksanakan silaturahim. Kegiatan itu harus dilakukan secara konsisten karena manfaatnya besar sekali baik buat pribadi, satuan yang dipimpinnya, maupun para anggota dan keluarganya.

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana menyampaikan hal itu saat Sharing Komunikasi dan Motivasi di depan sekitar 120 peserta Apel Komandan Satuan Tersebar Kodam IV/Diponegoro di Aula Gedung Sudirman, Dodik Bela Negara Rindam IV Diponegoro di Magelang pada Selasa siang (30/3/2021). Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto yang mengundangnya untuk menjadi narasumber di acara itu.

Hadir di kegiatan tersebut para pejabat utama, seluruh Komandan Satuan seperti Danrem, Dandim, Danyon di lingkungan Kodam IV/Diponegoro. Acara ini kemudian dipungkasi oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, yang hadir kemudian.

"Rajin melaksanakan silaturahim tanpa pamrih itu tidak ada ruginya. Sedangkan manfaatnya banyak sekali, sehingga jangan pernah ragu melakukannya. Jika para komandan dan istri rutin melakukannya maka para anggota dan istrinya insya Allah mengikutinya," ujar Dr Aqua.

Menurut penulis buku Trilogi The Power of Silaturahim termasuk buku yang super best seller berjudul "The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi" itu setiap komandan harus yakin hasil yang dahsyat dan luar biasa dari melaksanakan silaturahim tanpa pamrih. Selain itu memberi solusi dari masalah yang muncul.

"Kekuatan silaturahim itu luar biasa dan dahsyat. Saya sudah merasakannya sehingga ketagihan melakukannya. Setiap komandan harus yakin  Aktivitas positif itu akan dapat memberi jalan keluar terbaik saat ada masalah," katanya.

Dr Aqua hadir di Rindam IV/Diponegoro Magelang itu setelah melakukan perjalanan darat dari rumahnya di Bogor. Selama di jalan sengaja mampir ke para relasinya di Purbalingga, Purwokerto, Cilacap, dan Yogyakarta.

Begitu pula sebelumnya. Saat memberi Sharing Komunikasi dan Motivasi di jajaran  Kodam IV/Diponegoro, Dr Aqua sengaja menyempatkan silaturahim ke orangtua teman-teman akrabnya. Mereka tinggal antara lain di Demak, Jepara, Pati, Blora, Purwodadi, Purworejo, dan Purwokerto.

"Seluruh orangtua yang saya datangi senang dan bahagia. Komunikasi saya dengan mereka akrab sekali, seperti antara anak dengan bapak dan ibunya. Sedangkan teman-teman saya suka dengan aktivitas saya tersebut dan mendukung penuh. Saya orang yang paling bahagia karena bisa melakukan semua kegiatan itu" ungkap bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana tersebut.

Anggota Salah Beri Sanksi

Keteladan lainnya yang perlu ditunjukkan para komandan, tambah Dr Aqua, di samping untuk urusan di kesatuan, juga dalam kehidupan keluarga. Berusahalah secara maksimal agar anak-anaknya sukses dalam pendidikan dan kehidupan mereka.

Khusus di kesatuan, ungkap Dr Aqua, sekecil apa pun kesalahan anggota harus diberi sanksi. Minimal lisan. Jangan pilih kasih dalam melakukan itu. Hukuman kepada jajaran yang bersalah diberikan untuk mendidik mereka agar jadi disiplin. Bukan karena dendam dan benci.

"Janganlah menjadi komandan yang lemah. Anggota yang salah dibiarkan saja sehingga selalu dinilai sebagai atasan yang baik sama anak buahnya karena tidak memberi hukuman. Jika itu terjadi, lama-lama komandan dan satuannya tidak berwibawa. Jadi sekecil apapun, harus ada tindakan. Apapun kesalahan anggota wajib diberi sanksi. Itu diberikan bukan karena dendam atau benci tapi disebabkan sayang sama anggota," tegas Dr Aqua.

Dr Aqua menyoroti bahwa selama ini masih ditemukan kebiasaan kurang baik pada sebagian orang yang baru menjabat sebagai komandan. Agar kelihatan "warnanya", karya-karya pendahulunya tidak diteruskan meski positif. Padahal konsistensi itu sangat penting dilakukan di setiap satuan.

Sebagai komandan yang baru menjabat di satuan, ujar Dr Aqua, tidak ada salahnya meneruskan program-program pendahulunya yang masih relevan dan positif. Jika itu dilakukan akan dinilai bagus karena menghargai karya pejabat yang digantikannya.

Jati Diri TNI

Mengutip pesan mantan Pangdam IV/Diponegoro dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Purn Jaswandi, Doktor Komunikasi dari Universitas  Padjadjaran Bandung itu mengingatkan agar semua prajurit tetap melaksanakan jati diri TNI dan jauh-jauh hari mempersiapkan masa pensiunnya. Dua hal itu sangat penting dilaksanakan.

Di akhir acara Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Rudianto memberikan kenang-kenangan kepada Dr Aqua.

Selesai memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua berbincang santai dengan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Rudianto di ruang transit. Jenderal angkatan 89 itu menyampaikan terima kasih kepada Dr Aqua yang telah menyemangati para prajuritnya.

"Setelah Pak Aqua giliran saya bicara dengan mereka. Tugas saya jadi ringan karena tinggal menyampaikan penekanan-penekanan yang barusan disampaikan Pak Aqua," ujarnya.