Sultan Pastikan PPKM Mikro Diperpanjang hingga 19 April, Ini Ketentuannya

Kawasan pertokoan Jl. Urip Sumoharjo pukul 21.00 WIB terlihat tutup mengikuti instruksi PPKM Mikro pada Sabtu (13/2/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
05 April 2021 18:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memastikan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro diperpanjang sampai 19 April mendatang. Sultan mengatakan perpanjangan PPKM berbasis mikro penting karena daerah lain juga memperpanjangnya.

“Kalau tidak [diperpanjang] liane merah kabeh do medun malah jogja merah [daerah lain merahnya pada turun, Jogja malah justru merah nanti]. Lebih baik diteruskan tetap bisa kontrol masyarakat, kalau keluar dari situ [tidak diperpanjang] malah okeh sing teko [banyak yang dating ke Jogja].

Menurut Sultan perpnajangan PPKM berbasis mirko kali ini dan sebelumnya hampir sama atau tidak jauh berbeda. Hanya sedikit perbedaannya. Berdasarkan informasi Satpol PP penutupan jam operasional tempat usaha tetap sama, yakni sampai pukul 21.00 WIB, pembelajaran masih daring, pemabatasan tempat ibadah maksimal sampai 50% dari total kapasitas.

BACA JUGA: AHY Ziarah ke Makam Sarwo Edhie di Purworejo

Sultan juga tidak menampik selama PPKM berbasis mikro masih ditemukan adanya pelanggaran, “Memang susah mengontrol orang mau enggga boleh pergi di waktu lebaran mesti lungo [pergi] enggak mungkin enggak, orang disuruh di rumah terus enggamungkin,” ucap Sultan.