Fenomena Api Seyegan Ternyata Bukan Gas Alam, Ahli Serahkan ke Polisi
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Wabup Bantul, Joko Purnomo menjajal langsung ambulans hibah Yayasan Jito Medika Indonesia yang diserahkan kepada Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan pada Kamis (8/4/2021). /Harian Jogja- Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, KASIHAN - Perkembangan kasus konfirmasi positif yang jalani isolasi di Kasihan menurut data 7 April 2021 masih cukup banyak, yakni 40 kasus. Ambulans sebagai moda transportasi kegawatdaruratan begitu dibutuhkan, khususnya yang memiliki standar Covid-19.
Salah satu wilayah di Kapanewon Kasihan yakni Kalurahan Bangunjiwo mendapatkan hibah satu ambulans dengan tandu khusus Covid-19. Hibah diberikan Yayasan Jito Medika Indonesia bersama PT. Maesindo Indonesia yang banyak bergerak di berbagai bidang salah satunya produksi alkes. Ketua Yayasan Jito Medika Indonesia, Thomas Suji Antoro menyampaikan jika hibah ambulans berstandar ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bangunjiwo.
BACA JUGA : 2 Unit Ambulans Disumbangkan untuk Membantu Masyarakat
"Bantuan itu kita mengimplementasikan visi dan misi kita. Jadi kita bergerak di dunia kesehatan masyarakat kemudian lingkungan hidup dan juga perlindungan konsumen. Oleh sebab itu ambulans adalah pilihan yang tepat saat ini. Di mana semua stakeholder harus ter-support dengan baik," katanya Kamis (9/4/2021).
Ambulans yang diberikan dilengkapi fasilitas yang terstandar. Salah satu fasilitasnya yakni tandu Covid-19 yang aman dari sebaran droplet saat mengangkut pasien suspek, probable, maupun konfirmasi positif yang alami kegawatdaruratan atau membutuhkan pertolongan lebih lanjut ke fasilitas kesehatan. Tandu ini bisa diubah dalam mode tandu biasa untuk menangani korban non Covid-19.
"Meskipun sekupnya masih untuk Kalurahan Bangunjiwo, tapi semoga bisa dimanfaatkan sebagian besar masyarakat Bangunjiwo," tegasnya
"Ke depannya bantuan memang sesuai kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan visi misi kita. Kita pasti juga akan melakukan sesuai konteks kondisi sosial masyarakat. Di Bangunjiwo wilayahnya luas, jadi membutuhkan sarana alat mobilitas kegawatdaruratan, di samping kita juga menjadi keluarga besar Kalurahan Bangunjiwo dan lingkup besar Kapanewon Kasihan," ujarnya.
BACA JUGA : Ambulans Hasil Donasi Konsumen Alfamart Diserahkan
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo mengapresiasi atas tindakan yayasan yang memberikan hibah bantuan yang dapat berguna kepada masyarakat. "Kami mewakili Pemkab, ini luar biasa sekali dan harapan kita, sinergi ini terus ditingkatkan antara Pemkab, Kalurahan, masyarakat, dengan para investor," ujarnya.
"Harapan kita tidak hanya kaitannya dengan pengurangan pengangguran tetapi ada hal lain, seperti hari ini penyerahan ambulans. Kami mengajak perusahaan lain mungkin melalui CSR bisa memberikan bantuan kepada Kalurahan-Kalurahan salah satunya bukti konkretnya untuk ambulans," tambahnya.
Menurut Joko keberadaan ambulans di masing-masing Kalurahan sangat membantu percepatan penanganan tindakan kegawatdaruratan tak terkecuali pada kasus Covid-19. "Sesuai dengan fungsinya ambulans ini kan armada yang bisa dipakai untuk mempercepat proses penanganan supaya masyarakat yang membutuhkan itu bisa terfasilitasi dengan baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.