Mudik Dilarang, Perbatasan Bantul Akan Dijaga Ketat

Kondisi lalu lintas sebelum perbatasan Gunungkidul dengan Kabupaten Bantul, Selasa (4/6/2019) - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
12 April 2021 15:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan menyekat pintu masuk wilayahnya menjelang Lebaran 2021. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut larangan mudik yang dikeluarkan Pemerintah Pusat.

"Perbatasan-perbatasan nanti akan kami jaga. Pintu-pintu perbatasan di Bantul nanti akan kami perketat. Kami awasi, jangan sampai ada pemudik yang masuk ke Bantul," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Senin (12/4/2021).

BACA JUGA: Hati-Hati! Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Pesisir Selatan DIY

Menurut Halim, penyekatan arus masuk ke Bantul dilakukan melalui pertimbangan matang. Sebab, jika tidak ada pengetatan dan penyekatan, penularan Covid-19 di Bantul akan masif.

"Ini dilakukan semata-mata demi keselamatan bangsa dan negara," tandas Halim.

Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta mengatakan sampai saat ini belum diajak koordinasi terkait dengan penyekatan. Begitu juga dengan larangan pemudik masuk ke Bantul.

BACA JUGA: Tenang! Penularan Covid dari Menyentuh Permukaan Benda Terbukti Rendah

Aris mengungkapkan sejauh ini ada tiga titik yang mungkin disekat. Ketiga titik tersebut adalah Srandakan, Piyungan dan di Jalan Parangtritis. Selain ketiga titik tersebut, sebanyak 70 personel Dishub Bantul juga siap untuk diterjunkan untuk memaksimalkan penyekatan.

"Intinya kami siap. Tapi, kami masih akan menunggu koordinasi lanjutan," ucapnya.